kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Danone Gabungkan Operasional di Rusia


Jumat, 18 Juni 2010 / 18:40 WIB


Reporter: Ruhut Parulian Ambarita, CNBC.com, Associated Press | Editor: Test Test

ST. PETERSBURG. Perusahaan Danone mengumumkan telah membuat sebuah kesepakatan untuk menggabungkan wilayah operasional mereka di Rusia dan sejumlah negara bekas Uni Soviet dengan perusahaan susu terbesar di Rusia, Unimilk. "Hampir 20 tahun setelah kami mengambil langkah pertama di Rusia, Danone dan Unimilk memberikan sebuah strategi bagi Danone untuk bertumbuh di kawasan regional," kata Franck Riboud, CEO Danone.

Kesepakatan antarkedua belah pihak dilakukan dalam sebuah forum yang digelar di St. Petersburg, Rusia. Sayang, detail kesepakatan ini, termasuk detail soal nilai transaksi tak dapat dipublikasikan.

Dalam pertanyaan yang disampaikan Jumat (18/6), merger yang dilakukan terhadap perusahaan ini akan menjadikan Danone sebagai produsen susu terbesar di negara-negara bekas jajahan Uni Soviet, dengan penjualan mencapai US$ 1,8 juta.

Danone mengatakan, penggabungan ini akan memberikan 21% market share dalam pasar susu di Rusia. Produsen yogurt dan air kemasan di Perancis menyatakan sinergi yang dilakukan dua perusahaan ini sangat ideal, apalagi sejak Danone menguasai pasar di Rusia.




TERBARU

[X]
×