kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45698,20   10,09   1.47%
  • EMAS944.000 2,83%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Dari fintech sampai operator game, sudah ada 21 pengajuan izin bank digital Singapura


Selasa, 07 Januari 2020 / 15:00 WIB
Dari fintech sampai operator game, sudah ada 21 pengajuan izin bank digital Singapura
ILUSTRASI. Kantor pusat Monetary Authority of Singapore's. REUTERS/Darren Whiteside/File Photo

Sumber: Reuters | Editor: Tendi

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Singapura telah menarik minat besar dari perusahaan teknologi yang ingin mengguncang lanskap perbankan di negara tersebut. 

Bagaimana tidak, sudah ada 21 aplikasi untuk lima lisensi bank digital yang ditawarkan oleh otoritas di Singapura.

Baca Juga: Jenderal Iran dibunuh, Mahathir: Muslim harus bersatu

Dilansir dari Reuters, di antara perusahaan-perusahaan yang secara terbuka mengatakan bahwa mereka mengajukan penawaran adalah Ant Financial, sebuah usaha patungan antara Singapore Telecommunications Ltd dan Grab serta konsorsium yang dipimpin oleh perusahaan game Razer.

Perusahaan internet yang berbasis di Singapura, Sea Ltd serta konsorsium yang dipimpin oleh kelompok jasa keuangan Hong Kong, AMTD Group juga telah mengajukan permohonan.

Liberalisasi perbankan Singapura adalah yang terbesar dalam dua dekade dan mengikuti langkah serupa di Hong Kong, yang mengeluarkan delapan lisensi perbankan online tahun lalu.

Otoritas Moneter Singapura (MAS) mengatakan pihaknya menerima minat yang kuat dari berbagai kelompok pelamar tetapi tidak menyebutkan nama mereka. Tujuh penawar adalah untuk bank ritel dan sisanya untuk bank segmen wholesale.

Baca Juga: Tak cuma kekuatan militer, Iran bisa balas dendam ke Amerika lewat serangan siber

"Ini termasuk perusahaan e-commerce, perusahaan teknologi dan telekomunikasi, fintech dan lembaga keuangan," kata MAS.

Bank khusus online diharapkan beroperasi dengan biaya lebih rendah dan menawarkan layanan yang berbeda dari bank konvensional lokal seperti DBS Group dan OCBC.


Tag


TERBARU

Close [X]
×