kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Dari Green Beret ke CEO, Gene Yu Bangun Startup Cybersecurity Bernilai Ratusan Miliar


Jumat, 16 Januari 2026 / 17:04 WIB
Dari Green Beret ke CEO, Gene Yu Bangun Startup Cybersecurity Bernilai Ratusan Miliar
ILUSTRASI. Cybersecurity (Freepik/Freepik)


Reporter: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mantan perwira pasukan khusus Amerika Serikat (U.S. Special Forces) Gene Yu kini menekuni dunia startup dengan mendirikan perusahaan cybersecurity, Blackpanda, yang telah berhasil mengumpulkan pendanaan lebih dari US$ 21 juta atau sekitar Rp 347 miliar (kurs Rp 16.500). 

Perjalanan kariernya yang unik membentang dari atlet tenis Division 1, lulusan ilmu komputer dari West Point, hingga penulis buku dan operator misi penyelamatan sandera.

Yu mengaku bahwa meski pernah menghadapi pelatihan militer ekstrem dan medan perang, tantangan terberat justru berasal dari perjuangan internalnya. Ia tumbuh sebagai anak Asia-Amerika di kota Concord, Massachusetts, sebelum pindah ke Cupertino, California. 

Pengalaman diskriminasi dan tekanan budaya membuatnya sering merasa kurang dihargai dan menuntut pencapaian sebagai cara melindungi diri sejak muda.

Baca Juga: Resmi Jadi CEO Berkshire Hathaway, Gaji Greg Abel Naik

“Di budaya Asia, kita belajar bahwa prestasi sama dengan cinta. Jika tidak berprestasi, dianggap kurang dicintai,” kata Yu seperti dilansir dari CNBC, Jumat (16/1/2026). 

Pengalaman itu membentuk mentalnya yang tangguh dan menjadi modal kuat saat menempuh pendidikan di West Point dan bertugas di U.S. Army Special Forces.

Setelah karier militernya mencapai titik kritis pada 2009, saat pamannya, Ma Ying-jeou, terpilih sebagai Presiden Taiwan—Yu memutuskan meninggalkan tentara. 

Ia sempat menghadapi krisis identitas dan kesulitan adaptasi, termasuk bekerja sebagai trader di Credit Suisse dan sempat bergabung dengan Palantir Technologies sebelum di-PHK.

Momen penting yang menginspirasi lahirnya Blackpanda terjadi pada 2013, ketika seorang teman keluarga, Evelyn Chang, disandera kelompok Abu Sayyaf di Filipina. 

Baca Juga: 8 Startup RI di Forbes Asia 100: Cek Daftar Perusahaan!

Yu memimpin tim yang berhasil menyelamatkannya setelah 35 hari. Pengalaman itu membuka pandangannya: layanan darurat dan keamanan fisik harus diterjemahkan ke dunia digital untuk menghadapi ancaman siber.

“Model yang digunakan untuk keselamatan fisik harus dicontoh dalam dunia digital. Inilah yang hilang di cybersecurity,” ujar Yu. 


Tag


TERBARU

[X]
×