kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.750.000   10.000   0,36%
  • USD/IDR 17.735   27,00   0,15%
  • IDX 6.499   -26,74   -0,41%
  • KOMPAS100 848   -1,66   -0,20%
  • LQ45 641   -3,31   -0,51%
  • ISSI 229   0,33   0,15%
  • IDX30 358   -2,02   -0,56%
  • IDXHIDIV20 436   -1,06   -0,24%
  • IDX80 97   -0,30   -0,31%
  • IDXV30 121   0,26   0,21%
  • IDXQ30 113   -0,62   -0,54%

Daya saing Indonesia naik empat peringkat


Kamis, 04 September 2014 / 10:02 WIB
ILUSTRASI. Beasiswa Djarum Plus 2023 Sudah Dibuka, Ini Syarat Daftarnya.


Reporter: Wahyu Tri Rahmawati | Editor: Hendra Gunawan

DAVOS. Swiss masih merajai peringkat negara dengan daya saing tertinggi di dunia. Menurut laporan The Global Competitiveness Report 2014-2015 keluaran World Economic Forum, Swiss dan Singapura bertahan di peringkat pertama dan kedua daftar ini.

Posisi daya saing Amerika Serikat membaik dalam dua tahun berturut-turut dan kini di peringkat ketiga.

Tiap tahun, WEF merilis nilai negara berdasarkan 12 faktor. Faktor-faktor ini misalnya infrastruktur, pendidikan dan pelatihan, efisiensi pasar tenaga kerja, kesiapan teknologi dan inovasi. Tujuannya adalah untuk menghasilkan gambaran yang bisa diperbandingkan dalam hal daya saing, produktivitas dan kesejahteraan di 144 negara.

Pada daftar ini, Indonesia berada di peringkat 34, naik empat peringkat dari peringkat 38 tahun lalu. Tapi, tahun lalu ada 148 negara yang masuk hitungan WEF. Indonesia mendapat skor 4,57 dari kisaran skor 1-7.

Untuk kawasan Asia Tenggara, Indonesia masih kalah dengan Singapura, Malaysia dan bahkan Thailand yang sedang dalam pemulihan dari kisruh politik. Bahkan, Thailand naik hingga enam peringkat ke posisi 31.




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×