kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.645.000   -50.000   -1,86%
  • USD/IDR 17.853   -34,00   -0,19%
  • IDX 6.408   -41,37   -0,64%
  • KOMPAS100 828   -2,98   -0,36%
  • LQ45 630   -1,16   -0,18%
  • ISSI 225   -2,23   -0,98%
  • IDX30 352   -0,15   -0,04%
  • IDXHIDIV20 429   0,64   0,15%
  • IDX80 95   -0,34   -0,36%
  • IDXV30 120   0,09   0,08%
  • IDXQ30 112   -0,07   -0,06%

Denmark bilang, wanita meninggal pasca terima vaksin punya gejala sangat tidak biasa


Senin, 15 Maret 2021 / 23:10 WIB


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - COPENHAGEN. Seorang wanita Denmark berusia 60 tahun yang meninggal karena pembekuan darah setelah menerima vaksin virus corona dari AstraZeneca memiliki gejala yang "sangat tidak biasa", Badan Pengawas Obat Denmark mengatakan pada Minggu (14/3).

Mengutip Reuters, Badan Pengawas Obat Denmark menyebutkan, perempuan itu memiliki jumlah trombosit dan gumpalan darah yang rendah di pembuluh kecil dan besar, serta pendarahan.

Program vaksinasi di Eropa mengecewakan dalam dua minggu terakhir oleh laporan bahwa penerima inokulasi vaksin virus corona AstraZeneca mengalami pembekuan darah.

Badan Pengawas Obat Eropa menyatakan, tidak ada indikasi bahwa kejadian itu disebabkan oleh vaksinasi, pandangan yang juga digaungkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia pada Jumat (12/3) pekan lalu.

AstraZeneca Plc mengatakan pada Minggu (14/3), tinjauan data keamanan orang yang divaksinasi dengan vaksin virus corona mereka tidak menunjukkan bukti peningkatan risiko pembekuan darah.

Selanjutnya: Ikuti Irlandia, Belanda juga tangguhkan penggunaan vaksin Covid-19 AstraZeneca




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Effective Warehouse Management

[X]
×