kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45775,90   0,60   0.08%
  • EMAS934.000 0,32%
  • RD.SAHAM 0.24%
  • RD.CAMPURAN 0.11%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.03%

Di bawah ancaman AS, kapal tanker Iran mulai tiba di Venezuela


Minggu, 24 Mei 2020 / 17:44 WIB
Di bawah ancaman AS, kapal tanker Iran mulai tiba di Venezuela
ILUSTRASI. FILE PHOTO - An Iranian military fighter plane flies past an oil tanker during naval manoeuvres in the Gulf and Sea of Oman April 5, 2006. REUTERS/Fars News/File Photo

Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  CARACAS. Kapal tanker Iran yang membawa bahan bakar untuk Venezuela mulai tiba di perairan Venezuela meskipun di bawah ancaman Amerika Serikat (AS). Satu dari lima kapal tanker Iran disebut telah memasuki zona ekonomi ekslusif (ZEE) negara Amerika Selatan itu pada hari Sabtu.

Mengutip Reuters, Minggu (24/5), kapal tanker itu, bernama Fortune, mencapai ZEE Venezuela sekitar pukul 07.40 WIB waktu setempat, setelah melewati sebelah utara negara kepulauan Karibia dan dua pulau tetangga Trinidad dan Tobago, menurut data pelacakan kapal dari Refinitiv Eikon.

Baca Juga: Direcoki Amerika Serikat, militer Venezuela akan kawal kapal tanker Iran

"Kapal-kapal dari saudara Republik Islam Iran sekarang berada di zona ekonomi ekslusif kami," tulis Wakil Presiden bidang Ekonomi Venezuela, Tareck El Aissami di akun twitternya.

Televisi pemerintah Venezuela memperlihatkan gambar-gambar kapal laut dan pesawat terbang yang bersiap untuk menemui kapal tanker tersebut. Menteri pertahanan Venezuela telah berjanji bahwa militer akan mengawal tanker-tanker itu begitu mereka mencapai Zona Ekonomi Eksklusif Venezuela karena apa yang oleh pihak berwenang digambarkan sebagai ancaman dari Amerika Serikat.

Armada tanker membawa total 1,53 juta barel bensin dan alkilat ke Venezuela, menurut kedua pemerintah, sumber dan perhitungan oleh TankerTrackers.com.

Baca Juga: Serangan roket hantam Kedutaan Besar AS di Baghdad

Pengiriman minyak tersebut dilakukan di tengah kebuntuan diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran dan Venezuela, yang berada di bawah sanksi AS. Bensin langka di Venezuela karena kerusakan jaringan penyulingan di minyak di negara tersebut yang bisa menghasilkan 1,3 juta barel minyak per hari.




TERBARU

[X]
×