kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45700,06   2,33   0.33%
  • EMAS938.000 -0,85%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Di saat krisis ekonomi, miliarder ini malah memborong properti (3)


Sabtu, 17 Agustus 2019 / 09:45 WIB
Di saat krisis ekonomi, miliarder ini malah memborong properti (3)

Reporter: Ferrika Sari | Editor: Tri Adi

Setelah sukses menyandang raja mainan, Francis Choi Chee-ming mencari bisnis lain. Choi melihat ada peluang di investasi properti di saat sedang ada krisis. Ia pun mulai membeli properti di saat krisis ekonomi tahun 1997. Begitu juga saat ada kejadian serangan teroris pada 11 September 2001, Choi kembali membeli properti. Ia tahu pada saat krisis, harga properti memang lebih murah. Ia yakin, investasi propertinya kian berkembang.

Pebisnis ulung menjadi julukan bagi miliarder Prancis Choi Chee-ming. Setelah sukses di bisnis mainan, Choi berhasil mengambil peluang saat banyak investor properti Hong Kong menghadapi kehancuran pasar pada akhir tahun 1997 dan kekayaan mereka lenyap seketika.

Bagi Choi kisah sedih para perusahaan properti itu malah menjadi peluang bagi pria berusia 74 tahun ini. Saat pengusaha lain sedang sibuk membongkar investasi mereka untuk memenuhi komitmen pinjaman, Choi justru telah membuat kesepakatan pertamanya membeli menara komersial Tsuen Wan Hover Plaza dari temannya Lo Yuk-sui yang merupakan ketua Century City International dan Paliburg Holdings sebesar US$ 200 juta.

Dia telah mengamati pasar properti dengan cermat dua tahun sebelum pasar itu runtuh, menunggu saat yang tepat untuk berinvestasi. Investasi ini adalah bagian dari rencana bisnis keseluruhan Choi.

Setiap ekonomi memiliki siklusnya. Terkadang empat tahun dan terkadang enam tahun. Siklus terakhir dari 1987 hingga 1997 terlalu lama. Saya merasa ada sesuatu yang salah, kata Choi, dilansir dari South China Morning Post.

Choi mengaku tidak punya pengalaman ketika melakukan investasi pertama di Tsuen Wan Hover Plaza. Tetapi sejak masa-masa awal itu, dia memiliki banyak waktu dan kesempatan mengasah keterampilan berinvestasi di properti.




TERBARU

Close [X]
×