kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   3.000   0,11%
  • USD/IDR 17.911   11,00   0,06%
  • IDX 6.334   -5,54   -0,09%
  • KOMPAS100 835   -3,80   -0,45%
  • LQ45 633   -4,09   -0,64%
  • ISSI 218   -0,18   -0,08%
  • IDX30 356   -2,06   -0,58%
  • IDXHIDIV20 441   -2,49   -0,56%
  • IDX80 95   -0,52   -0,54%
  • IDXV30 119   0,04   0,03%
  • IDXQ30 114   -0,74   -0,65%

Mata Uang Asia Campur Aduk Selasa (17/3), Baht Thailand Melemah Paling Tajam


Selasa, 17 Maret 2026 / 09:42 WIB
Mata Uang Asia Campur Aduk Selasa (17/3), Baht Thailand Melemah Paling Tajam
ILUSTRASI. Baht Thailand (REUTERS/Chalinee Thirasupa)


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - Pergerakan mata uang Asia pada Selasa (17/3/2026) pagi menunjukkan tren yang campur aduk, dengan baht Thailand melemah paling tajam terhadap dolar AS, sementara beberapa mata uang lainnya bergerak variatif.

Baca Juga: Pasar Mata Uang Mengambang Menjelang RBA, Harga Minyak Tinggi Jadi Perhatian

Berdasarkan data perdagangan pukul 02:02 GMT:

  • Yen Jepang turun 0,21% menjadi 159,390 per dolar AS
  • Dolar Singapura turun 0,09% menjadi 1,279 per dolar AS
  • Dolar Taiwan menguat 0,12% menjadi 31,910
  • Won Korea Selatan relatif stabil di 1.492,2 (-0,02%)
  • Baht Thailand melemah 0,39% menjadi 32,435
  • Peso Filipina turun tipis 0,03% ke 59,660
  • Rupiah Indonesia menguat 0,12% ke 16.965
  • Rupee India stabil di 92,42
  • Ringgit Malaysia menguat 0,15% menjadi 3,922
  • Yuan Tiongkok naik 0,13% menjadi 6,882

Baca Juga: Harga Emas Stabil Selasa (17/3), Tunggu Keputusan Bank Sentral dan Risiko Timteng

Jika dilihat sejak awal tahun 2026 dibandingkan akhir 2025, pergerakan mata uang utama Asia cukup bervariasi:

  • Baht Thailand turun paling tajam 3,04%
  • Won Korea Selatan melemah 3,53%
  • Rupee India turun 2,76%
  • Yen Jepang melemah 1,72%
  • Rupiah Indonesia turun 1,74%
  • Ringgit Malaysia justru menguat signifikan 3,42%
  • Yuan Tiongkok naik 1,54%

Baca Juga: Harga Minyak Naik Lebih 2% Selasa (17/3), Akibat Kekhawatiran Gangguan Pasokan Iran

Fluktuasi ini dipengaruhi oleh ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah, termasuk perang AS-Israel melawan Iran, serta ekspektasi keputusan suku bunga bank sentral di kawasan Asia dan global.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×