kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45991,94   -3,77   -0.38%
  • EMAS988.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.20%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.12%

Di Tengah Akuisisi Twitter, Skandal Pelecehan Seksual Ini Serang Elon Musk


Jumat, 20 Mei 2022 / 14:47 WIB
Di Tengah Akuisisi Twitter, Skandal Pelecehan Seksual Ini Serang Elon Musk
ILUSTRASI. Elon Musk tiba di Met Gala bertema In America: An Anthology of Fashion di Metropolitan Museum of Art di New York City, New York, AS, 2 Mei 2022. Skandal pelecehan seksual menyerang Elon Musk. REUTERS/Brendan Mcdermid.


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - OAKLAND. Miliarder Elon Musk menggunakan Twitter pada Kamis (19/5) malam untuk mengecam klaim yang "sama sekali tidak benar" dalam sebuah laporan berita yang menyebutkan, ia telah melecehkan secara seksual seorang pramugari di jet pribadi pada 2016.

Business Insider melaporkan sebelumnya pada Kamis, SpaceX, perusahaan roket milik Musk, membayar US$ 250.000 pada 2018 untuk menyelesaikan klaim pelecehan seksual dari pramugari jet pribadi yang tidak disebutkan namanya, yang menuduh Musk mengekspos diri kepadanya.

Artikel tersebut mengutip seorang anonim yang mengatakan, dia adalah teman pramugari tersebut. Teman pramugari itu telah memberikan pernyataan sebagai bagian dari proses penyelesaian pribadi, menurut artikel Business Insider.

"Saya memiliki tantangan untuk pembohong ini, yang mengklaim teman mereka melihat saya mengekspos, menggambarkan hanya satu hal, apa saja (bekas luka, tato, ...) yang tidak diketahui oleh publik. Dia tidak akan bisa melakukannya. Jadi, karena itu tidak pernah terjadi," cuit Musk, seperti dikutip Reuters.

Baca Juga: Gara-Gara Cuitannya, Elon Musk Kehilangan Kekayaan hingga US$ 12 Miliar dalam Sehari

Reuters tidak bisa memverifikasi akun Business Insider. Musk dan SpaceX tidak menanggapi permintaan Reuters untuk mengomentari kisah Business Insider atau tweet Musk tersebut.

Selain diduga mengekspos dirinya sendiri, Musk menggosok paha pramugari dan menawarkan untuk membelikannya kuda jika dia mau "melakukan lebih banyak" selama pijatan dalam penerbangan, Business Insider mengutip teman pramugari itu.

Pramugari menyadari, penolakannya untuk menerima tawaran Musk telah merusak peluangnya untuk bekerja di SpaceX, tapi mendorongnya untuk menyewa pengacara pada 2018, menurut laporan Business Insider.

SpaceX membuat penyelesaian di luar pengadilan, termasuk perjanjian kerahasiaan, yang mencegah pramugari berbicara tentang hal itu, Business Insider melaporkan. Situs berita itu tidak menyebutkan nama teman atau pramugari itu.

Baca Juga: Elon Musk Tak Lanjutkan Rencana Beli Twitter kecuali Dapat Bukti Ini

Musk, yang juga CEO Tesla Inc dan berada di tengah-tengah upaya kontroversial untuk membeli Twitter Inc, mengatakan pada Rabu (18/5), ia akan memilih Republik dibanding Demokrat, memprediksi "kampanye trik kotor melawan saya" akan mengikuti.

Dalam artikel Business Insider, Musk mengatakan, cerita pramugari adalah "hit piece bermotivasi politik" dan akan ada "lebih banyak cerita seperti ini".

Pada Kamis malam, Musk pertama kali men-tweet: "Serangan terhadap saya harus dilihat melalui lensa politik, ini adalah pedoman standar (tercela) mereka, tetapi tidak ada yang akan menghalangi saya untuk memperjuangkan masa depan yang baik dan hak Anda untuk kebebasan berbicara".

Dalam kicauan awal, dia tidak secara spesifik menyebut tuduhan tersebut dalam artikel Business Insider.

"Dan, sebagai catatan, tuduhan liar itu sama sekali tidak benar," tambah Musk dalam twit lain. Dia juga berkicau, artikel itu dimaksudkan untuk mengganggu akuisisi Twitter.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Financial Modeling & Corporate Valuation Fundamental Supply Chain Planner Development Program (SCPDP)

[X]
×