kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   19.000   0,72%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Dianggap kurang manjur, China berencana campurkan vaksin Covid-19 dalam negeri


Minggu, 18 April 2021 / 09:00 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Gao mengatakan bahwa beberapa langkah seperti mengubah jumlah dosis dan jarak penerimaan dosis bisa menjadi solusi untuk masalah kemanjuran.

Vaksin China paling populer, yakni Sinovac, diketahui memiliki tingkat kemanjuran sedikit di atas 50% dalam uji coba terbaru di Brazil. Sementara di Turki, kemanjuran Sinovac ada di angka 83,5%.

Sementara dua vaksin yang dikembangkan oleh Sinopharm diketahui memiliki tingkat kemanjuaran masing-masing 79,4% dan 72,5% berdasarkan hasil sementara.

Dua produsen vaksin Covid-19 utama di China tersebut juga telah mempresentasikan produk mereka di hadapan WHO pada bulan Maret lalu dan menunjukkan tingkat kemanjuran sesuai dengan persyaratan.

Selanjutnya: China pertimbangkan campur vaksin Covid-19, apa kata Kemenkes?




TERBARU

[X]
×