kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.598.000   5.000   0,19%
  • USD/IDR 17.784   91,00   0,51%
  • IDX 6.480   43,61   0,68%
  • KOMPAS100 856   6,07   0,71%
  • LQ45 651   4,07   0,63%
  • ISSI 224   1,36   0,61%
  • IDX30 361   2,18   0,61%
  • IDXHIDIV20 450   2,59   0,58%
  • IDX80 98   0,66   0,67%
  • IDXV30 124   0,85   0,69%
  • IDXQ30 116   0,55   0,48%

Dianggap kurang manjur, China berencana campurkan vaksin Covid-19 dalam negeri


Minggu, 18 April 2021 / 09:00 WIB


Sumber: Reuters | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Gao mengatakan bahwa beberapa langkah seperti mengubah jumlah dosis dan jarak penerimaan dosis bisa menjadi solusi untuk masalah kemanjuran.

Vaksin China paling populer, yakni Sinovac, diketahui memiliki tingkat kemanjuran sedikit di atas 50% dalam uji coba terbaru di Brazil. Sementara di Turki, kemanjuran Sinovac ada di angka 83,5%.

Sementara dua vaksin yang dikembangkan oleh Sinopharm diketahui memiliki tingkat kemanjuaran masing-masing 79,4% dan 72,5% berdasarkan hasil sementara.

Dua produsen vaksin Covid-19 utama di China tersebut juga telah mempresentasikan produk mereka di hadapan WHO pada bulan Maret lalu dan menunjukkan tingkat kemanjuran sesuai dengan persyaratan.

Selanjutnya: China pertimbangkan campur vaksin Covid-19, apa kata Kemenkes?




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×