kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Dituduh bantu China tutupi kasus corona, dirjen WHO didesak mundur


Jumat, 03 April 2020 / 10:24 WIB
ILUSTRASI. Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus. REUTERS/Denis Balibouse


Sumber: South China Morning Post | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Senator Amerika Serikat Martha McSally menyerukan Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia alias WHO untuk mundur dari jabatannya atas apa yang dianggap bantuan dalam menutupi virus corona di China yang tidak dilaporkan.

Aksi ini adalah bagian dari rangkaian peningkatan kritik dari Partai Republik terhadap organisasi tersebut.

Baca Juga: Tiongkok akan sunyi senyap selama tiga menit pada 4 April, ini penyebabnya

Senator Republik dari Arizona ini mengatakan bahwa Dirjen WHO Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus perlu mengundurkan diri atas penanganan virus, yang berasal dari China.

Di saat China mengklaim telah keluar dari bayang-bayang kasus baru virus mematikan yang telah membunuh ribuan orang Amerika ini, laporan baru justru mempertanyakan klaim China tersebut.

“Saya tidak pernah mempercayai orang komunis. Dan mereka menutup-nutupi virus ini yang berasal dari mereka dan telah menyebabkan kematian yang tidak perlu di seluruh Amerika dan di seluruh dunia,” kata McSally seperti dikutip South China Morning Post dari Politico.

Baca Juga: Studi baru: Lockdown harus dilakukan enam minggu agar efektif tangkal pandemi corona

“WHO perlu berhenti melindungi mereka. Saya pikir Dr Tedros perlu mundur. Kami perlu mengambil tindakan untuk mengatasi masalah ini," katanya.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×