kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.042   2,45   0,04%
  • KOMPAS100 790   1,48   0,19%
  • LQ45 600   1,02   0,17%
  • ISSI 210   -0,03   -0,02%
  • IDX30 339   0,09   0,03%
  • IDXHIDIV20 422   0,59   0,14%
  • IDX80 90   0,11   0,12%
  • IDXV30 115   -0,13   -0,11%
  • IDXQ30 109   0,09   0,08%

Donald Trump kecam pidato Michelle Obama: Itu pidato yang memecah belah!


Rabu, 19 Agustus 2020 / 10:48 WIB
ILUSTRASI. Presiden AS, Donald Trump, mengecam pidato Michelle Obama dalam konvensi Partai Demokrat yang dinilainya berisi muatan pemecah belah bangsa.


Sumber: Channel News Asia | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON D.C. Presiden AS, Donald Trump, kembali mengjutkan publik setelah mengecam pidato Michelle Obama yang disampaikannya pada konvensi Partai Demokrat hari Selasa (18/8) kemarin.

"Saya pikir itu adalah pidato yang sangat memecah belah, sangat memecah belah," ungkap Trump di hadapan wartawan yang berkumpul di Gedung Putih, Selasa (18/8), seperti dikutip dari Channel News Asia.

Sebelumnya, Michelle Obama, yang merupakan ibu negara di era kepemimpinan Barack Obama, tampil menyampaikan pidato dalam konvensi Demokrat yang dilaksanakan secara daring.

Dengan tegas ia mendesak warga AS untuk mendukung calon dari Demokrat, Joe Biden, dalam pemilu presiden AS bulan November mendatang.

Joe Biden sendiri sebelumnya menjabat sebagai wakil presiden di era kepemimpinan Barack Obama. Hingga saat ini ia masih mendapat pandangan positif dari masyarakat.

Michelle dalam pidatonya mengatakan bahwa Biden akan mengatakan kebenaran dan akan mempercayai ilmu pengetahuan.

Baca Juga: Michelle Obama melancarkan serangan pedas terhadap kepemimpinan Trump

Pernyataan ini seolah menyindir Trump yang selama ini kerap mengabaikan saran para ilmuwan dalam upaya penanganan wabah Covid-19 di AS. Akibatnya ratusan ribu warga meninggal dunia hingga hari ini.

Lebih lanjut, Michelle menggambarkan Trump sebagai pria yang tidak memiliki kompetensi, karakter, dan kesopanan untuk bekerja sebagai presiden.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×