kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Donald Trump tawari tumpangan pulang dengan Air Force One, Kim Jong Un menolak


Selasa, 23 Februari 2021 / 09:03 WIB
ILUSTRASI. Pertemuan Presiden AS Donald Trump dengan Pimpinan Korea Utara Kim Jong-un adalah salah satu momen paling menarik dalam masa kepresidenannya. REUTERS/Kevin Lamarque


Sumber: BBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - NEW YORK. Pertemuan Presiden AS Donald Trump dengan Pimpinan Korea Utara Kim Jong-un adalah salah satu momen paling menarik dalam masa kepresidenannya.

Dalam episode ketiga dan terakhir dari serial BBC baru Trump Takes On the World, disutradarai oleh Tim Stirzaker, BBC menemukan detail baru tentang bagaimana pertemuan ini terjadi, dan berbicara dengan mereka yang berada di ruangan ketika kedua pria itu bertemu.

Apa yang mereka lihat sangat mengejutkan. Salah satunya, ketika Trump menawarkan tumpangan pulang kepada diktator Korea Utara dengan Air Force One.

KTT kedua Trump dengan Kim Jong-un, di Hanoi, Vietnam, tidak berjalan sesuai rencana. Ketika negosiasi mengenai program nuklir Korea Utara gagal, Trump tiba-tiba pergi, berkata kepada pers: "Kadang-kadang Anda hanya perlu berjalan kaki."

Baca Juga: China mengajak AS perbaiki hubungan bilateral yang sudah rusak

Tetapi sebelum dia pergi, presiden AS saat itu membuat satu tawaran yang menakjubkan kepada Kim.

Matthew Pottinger, pakar Asia terkemuka di Dewan Keamanan Nasional Trump mengatakan kepada BBC: "Presiden Trump menawari Kim tumpangan pulang dengan Air Force One. Presiden tahu bahwa Kim telah tiba dalam perjalanan kereta beberapa hari melalui China ke Hanoi dan presiden berkata : 'Aku bisa mengantarmu pulang dalam dua jam jika kamu mau.' Kim menolak."

Baca Juga: China menyerukan pengaturan ulang hubungan dengan AS




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×