kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.616.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 18.111   28,00   0,15%
  • IDX 6.186   94,98   1,56%
  • KOMPAS100 811   14,88   1,87%
  • LQ45 619   12,34   2,03%
  • ISSI 214   3,34   1,59%
  • IDX30 349   7,21   2,11%
  • IDXHIDIV20 430   7,44   1,76%
  • IDX80 93   1,76   1,94%
  • IDXV30 117   2,05   1,78%
  • IDXQ30 112   2,25   2,06%

Duh, laju inflasi China terendah dalam 2 tahun


Sabtu, 09 Juni 2012 / 09:25 WIB
ILUSTRASI. Logo Bank Indonesia. REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana


Reporter: Dupla Kartini, Bloomberg | Editor: Dupla Kartini

BEIJING. Lagi-lagi, ekonomi China menyiratkan sinyal perlambatan. Hari ini, Biro Statistik melaporkan, inflasi Mei naik 3%, lebih rendah dibanding April yang mencapai 3,4%.

Jika direview, itu merupakan laju inflasi terendah dalam dua tahun terakhir, dan meleset dari prediksi ekonom yang sebesar 3,2%. Adapun, Perdana Menteri China Wen Jiabao menargetkan untuk menjaga inflasi di kisaran 4% pada tahun ini.

Di sisi lain, harga di tingkat produsen justru turun 1,4% pada periode yang sama. Angka tersebut melesat dari perkiraan yang hanya 1,1%. Ini merupakan penurunan untuk bulan ketiga berturut-turut, dan pelemahan terpanjang sejak 2009 silam.

Data-data tersebut membuktikan permintaan domestik di level moderat. Tak heran, demi mengurangi tekanan inflasi, pemerintah China akhirnya memangkas suku bunga untuk pertama kalinya sejak 2008 di pekan ini. Krisis utang Eropa dan melambatnya permintaan domestik mengancam pertumbuhan ekonomi China di bawah target pemerintah pada kuartal ini.

Ma Xiaoping, ekonom HSBC Holdings Plc menilai, melandainya angka inflasi merupakan alasan penting di balik keputusan bank sentral menurunkan suku bunga. "Tren ini jelas: inflasi akan terus melambat, yang akan memungkinkan bank sentral melonggarkan kebijakan moneter lebih lanjut," ungkapnya di Beijing.

Kata Ma, People’s Bank of China mungkin akan menurunkan suku bunga lagi jika perekonomian tidak menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang jelas pada kuartal kedua.


Berita Terkait



TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×