kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

ECB akan mengguyur dana €1 triliun tahun ini demi membendung efek virus corona


Kamis, 19 Maret 2020 / 13:58 WIB
ILUSTRASI. Logo European Central Bank.


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

Meski masih akan membeli obligasi pemerintah sesuai dengan kepemilikan saham masing-masing negara di bank, yang disebut kunci modal, ECB mengatakan akan fleksibel dan mungkin akan menyimpang dari aturan ini.

Ini dilihat sebagai petunjuk bahwa itu tidak akan mentolelir lonjakan spread hasil antara anggota zona euro yang terlihat di Italia dan Yunani dalam beberapa hari terakhir.

ECB mengatakan siap untuk meningkatkan ukuran dan durasi pembeliannya jika perlu dan meninjau setiap kendala yang menghalangi jalannya-kemungkinan referensi untuk batasan memiliki lebih dari sepertiga dari utang negara mana pun.

"Asalkan respons fiskal terus meningkat, ini tampak seperti game-changer untuk ekonomi dan pasar kawasan euro," ujar Frederik Ducrozet, ahli strategi di Pictet Wealth Management.

Baca Juga: Kebijakan Moneter The European Central Bank (ECB) yang longgar, lemahkan EUR/USD

Namun, ECB tetap mempertahankan suku bunga deposito minus 0,5% sama seperti yang terjadi Kamis lalu, sinyal bahwa pembuat kebijakan sekarang mungkin melihat pemangkasan bunga lebih lanjut justru akan lebih banyak kerugian daripada kebaikan.

Dalam pertemuan sesi reguler Kamis lalu, ECB menyetujui paket stimulus besar tetapi langkah-langkah mengecewakan investor, mendorong beberapa orang untuk mempertanyakan komitmen bank terhadap janji mantan bos ECB Mario Draghi untuk melakukan apa pun yang diperlukan untuk menyelamatkan euro.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×