kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Efek domino pilihan meninggalkan UE bagi Inggris


Senin, 27 Juni 2016 / 21:45 WIB


Sumber: BBC | Editor: Yudho Winarto

Hal senada juga disampaikan oleh peneliti pada Lembaga Perubahan Sosial, Universitas Manchester, Dr Gindo Tampubulon.

"Jangka pendeknya memang jelek. Kita sudah melihat bahwa ada kontrak-kontrak dari Eropa yang kemudian diputuskan, lantas karyawannya direlokasi. Dan buat saya sendiri yang punya beberapa proyek bersama Eropa, kita ketar-ketir apakah proyek ini pada tahun kedua atau tahun ketiga akan tetap dijalankan seperti rencana."

Stabilitas baru, menurutnya, bisa terwujud dalam tempo dua tahun mendatang jika para pemimpin baik kubu Keluar maupun Tetap di Uni Eropa memberikan jalan keluar jelas tentang apa yang bisa dipertahankan dan apa yang bisa diubah.

Arah menuju kemungkinan keterpurukan ekonomi itu dapat dilihat dari pergerakan pasar keuangan begitu hasil referendum diumumkan pada Jumat (24/06). Saham-saham berjatuhan dan mata uang Inggris pound sterling turut anjlok.

Dalam perdagangan Senin (27/06), mata uang pound sterling menyentuh titik terendah selama 31 terakhir terhadap dolar.




TERBARU

[X]
×