Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - English Football League (EFL) meminta pembayaran sekitar £1 miliar atau US$1,3 miliar dari Premier League selama lima tahun dalam pembahasan kesepakatan baru pembagian pendapatan sepak bola Inggris.
Mengutip laporan Sky News, Jumat (25/9/2026), klub-klub Premier League diberitahu dalam pertemuan pada Kamis bahwa EFL mengusulkan pembayaran tahunan sebesar £207 juta selama lima tahun.
Baca Juga: Manchester City Dilaporkan Bersalah atas 114 dari 115 Dugaan Pelanggaran Keuangan
Permintaan tersebut muncul di tengah negosiasi mengenai skema pembagian pendapatan antara kasta teratas sepak bola Inggris dan tiga kompetisi di bawah naungan EFL.
Juru bicara EFL menolak memberikan komentar dengan alasan pembahasan masih berlangsung. Reuters juga telah menghubungi Premier League untuk meminta tanggapan.
Sebelumnya, sejumlah laporan media menyebut Premier League mengusulkan pembayaran sebesar £1,5 miliar selama 10 tahun kepada EFL.
Nilai tersebut akan diberikan di luar pendanaan yang selama ini sudah disalurkan oleh kompetisi kasta teratas tersebut.
Jika dihitung berdasarkan proposal EFL, pembayaran £207 juta per tahun selama lima tahun akan menghasilkan total sekitar £1,035 miliar.
Baca Juga: Yield US Treasury 10 Tahun Tembus 5,2%, Tertinggi Sejak 2007
Sebagai perbandingan, Premier League dilaporkan telah membayarkan sekitar £137 juta kepada tiga divisi di bawah EFL pada musim lalu.
Ketiga kompetisi tersebut adalah Championship sebagai kasta kedua, League One dan League Two.
Negosiasi pembagian pendapatan ini menjadi bagian penting dalam struktur finansial sepak bola Inggris, mengingat perbedaan nilai komersial dan pendapatan yang cukup besar antara Premier League dan kompetisi di bawahnya.














