kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.663.000   -6.000   -0,22%
  • USD/IDR 16.917   7,00   0,04%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Ekonomi China melambat, indeks manufaktur turun


Senin, 24 Maret 2014 / 08:56 WIB
Ekonomi China melambat, indeks manufaktur turun
ILUSTRASI. Pahami 4 Penyebab Ruam Merah pada Kulit yang Harus Anda Tahu


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

BEIJING. Indeks manufaktur China yang dirilis HSBC Holdings Plc and Markit Economics menunjukkan penurunan menjadi 48,1 pada Maret. Prediksi indeks manufaktur ini lebih rendah dari nilai estimasi 22 analis yang disurvei Bloomberg yang mematok angka 48,7. Sebagai perbandingan, pada Februari lalu, indeks yang sama berada di level 48,5.

Adanya kontraksi pada indeks manufaktir ini menandai risiko yang harus dihadapi para pemimpin China di mana mereka harus menambah stimulus tambahan agar target pertumbuhan ekonomi tahun ini bisa tercapai.

Seperti yang diketahui, pemerintahan di bawah pimpinan Perdana Menteri Li Keqiang menargetkan pertumbuhan sebesar 7,5% oada tahun ini. Target tersebut terancam gagal tercapai di tengah upaya penanganan polusi dan risiko finansial dari menanjaknya utang.

"Perlambatan terjadi karena adanya penurunan tingkat permintaan domestik," jelas Qu Hongbin, chief China economist HSBC. Dia memprediksi, pemerintah China akan meluncurkan serangkaian kebijakan untuk mengerek kembali pertumbuhan.




TERBARU

[X]
×