kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.200
  • EMAS661.000 -0,30%
  • RD.SAHAM 0.08%
  • RD.CAMPURAN 0.07%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.06%

Eli Lilly And co siap akuisisi Loxo secara tunai US$ 8 miliar

Senin, 07 Januari 2019 / 21:39 WIB

Eli Lilly And co siap akuisisi Loxo secara tunai US$ 8 miliar
ILUSTRASI. LILLY

KONTAN.CO.ID -JAKARTA.  Akuisisi dan merger perusahaan obat kanker kian semarak. Pasca Bristol-Myers Squibb Co pada pekan lalu menyatakan siap mengakuisisi Celgene dan berencana merger, giliran Eli Lilly and Co  mengumumkan akan membeli produsen obat kanker Loxo Oncology Inc  senilai sekitar $ 8 miliar, Senin (7/1). Pembelian akan dilakukan dalam bentuk kontan alias tunai.

Kesepakatan itu akan menjadi  pendorong terbesar Lilly dalam pasar obat  terapi kanker yang bertumbuh cepat dalam bisnis perawatan kesehatan. Apalagi, Loxo sohor dengan obat komersial pertamanya, Vitrakvi, yang selama ini diklaim  efektif melawan berbagai jenis kanker yang disebabkan oleh mutasi genetik langka. Selama ini obat ini dijual lewat system kemitraan dengan Bayer AG.

Tak hanya Vitrakvi, Loxo juga memiliki obat andalan yakni RET untuk pengobatan tiroid, paru-paru dan kanker lainnya. Ada juga obat kanker paru-paru Alimta, Erbitux untuk pengobatan jenis kanker kolorektal tertentu, dan obat kanker lambung Cyramza.

Sebelumnya, yakni Mei 2018, Lilly juga menyatakan akan membeli Armo Biosciences Inc senilai $ 1,6 miliar untuk memperluas portofolio obat-obatan yang membantu sistem kekebalan tubuh melawan kanker.

Kepada Reuters, November 2018 lalu,  Chief Financial Officer Lilly Joshua Smiley mengatakan,  Lily sedang mencari cara untuk melakukan akuisisi serupa dengan dana investasi $ 4 miliar yang dikumpulkan perusahaan sebagai bagian dari divestasi unit kesehatan hewan Elanco.

Yang pasti, dalam transaksi akuisisi Loxo, penawaran Lily sebesar U$ 235 per saham dalam bentuk tunai mewakili premi sekitar 68% untuk penutupan saham Loxo pada, Jumat pekan lalu. Saat itu, saham Loxo melonjak menjadi US$ 230 sebelum penutupan, sementara saham Lilly turun 2,7% menjadi US$ 111,60.

Saham Loxo naik hampir 65% selama 12 bulan terakhir ini, sementara saham Lilly melonjak 34% dalam waktu yang sama.

Dalam transkaksi ini, Deutsche Bank menjadi penasihat keuangan Lilly dan Weil, Gotshal & Manges LLP adalah penasihat hukumnya. Sementara Goldman Sachs & CoLLC  menjadi penasihat keuangan, dan Fenwick & West LLP menjadi penasihat hukum untuk Loxo.

Reporter: Titis Nurdiana
Editor: Titis Nurdiana

Video Pilihan

Tag
TERBARU
Seleksi CPNS 2018
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2019 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0071 || diagnostic_api_kanan = 0.0520 || diagnostic_web = 0.4807

Close [X]
×