kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.703.000   -30.000   -1,10%
  • USD/IDR 17.869   80,00   0,45%
  • IDX 6.172   -48,40   -0,78%
  • KOMPAS100 818   -6,94   -0,84%
  • LQ45 617   -8,31   -1,33%
  • ISSI 211   -1,14   -0,54%
  • IDX30 349   -5,96   -1,68%
  • IDXHIDIV20 427   -9,63   -2,21%
  • IDX80 93   -0,82   -0,87%
  • IDXV30 114   -1,07   -0,93%
  • IDXQ30 111   -2,80   -2,45%

Elon Musk tantang pejabat PBB, siap menjual saham Tesla


Senin, 01 November 2021 / 23:15 WIB


Sumber: Al Jazeera | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Elon Musk, orang terkaya di dunia, menantang pernyataan pejabat PBB yang menyebutkan, hanya menyumbangkan sebagian kecil dari kekayaannya bisa membantu mengatasi kelaparan di dunia.

Musk menanggapi komentar David Beasley, Direktur Program Pangan Dunia PBB (WFP), yang mengulangi pernyataan minggu lalu menyusul tweet awal bulan ini yang meminta miliarder seperti Musk untuk "melangkah sekarang, satu kali".

Beasley secara khusus menyerukan tindakan dari Musk dan co-founder Amazon.com Jeff Bezos, dua orang paling tajir di dunia dalam daftar Bloomberg Billionaires Index. 

"Hanya US$ 6 miliar bisa mencegah 42 juta orang dari kematian akibat kelaparan," kata Beasley, seperti dilansir Al Jazeera.

Baca Juga: Kekayaan Elon Musk tembus di atas Rp 4.000 triliun, terpaut jauh dari Bezos

"Jika WFP bisa menjelaskan di utas Twitter ini dengan tepat, bagaimana US$ 6 miliar akan mengatasi kelaparan dunia, saya akan menjual saham Tesla sekarang dan melakukannya,” sebut Musk dalam sebuah posting di Twitter, Senin (1/11).

"Tapi, harus terbuka dan transparan, sehingga publik melihat dengan tepat bagaimana uang itu dibelanjakan," ujarnya, seperti dikutip Al Jazeera.

Musk, CEO Tesla, produsen mobil listrik, yang pekan lalu bergabung dengan segelintir perusahaan di dunia senilai lebih dari US$ 1 triliun.

Angka US$ 6 miliar hanya sebagian kecil dari kekayaan bersih Musk yang saat ini mencapai US$ 311 miliar, yang bertambah hampir US$ 9,3 miliar pada 29 Oktober saja, menurut Bloomberg Billionaires Index. 

Selanjutnya: Ini alasan sebenarnya Elon Musk mendukung Dogecoin




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight promo optimal Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×