kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.710.000   20.000   0,74%
  • USD/IDR 17.876   93,00   0,52%
  • IDX 6.268   -97,49   -1,53%
  • KOMPAS100 822   -13,16   -1,58%
  • LQ45 626   -8,34   -1,31%
  • ISSI 217   -4,16   -1,89%
  • IDX30 351   -4,37   -1,23%
  • IDXHIDIV20 429   -5,35   -1,23%
  • IDX80 94   -1,42   -1,49%
  • IDXV30 118   -1,74   -1,46%
  • IDXQ30 112   -1,22   -1,08%

Enam kasus gagal bayar di provinsi terkaya China bikin investor was-was


Selasa, 17 Desember 2019 / 08:41 WIB
ILUSTRASI. Uang kertas yuan. REUTERS/Kim Kyung-Hoon/File Photo


Sumber: Bloomberg | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Pembiayaan Kreatif

Shandong adalah salah satu pusat ekonomi tertua di Tiongkok. Pertama dibangun untuk perdagangan, kemudian pertanian, pertambangan, dan pengeboran minyak. Belum lama ini, ekonomi masih booming, kredit murah dan perusahaan-perusahaan swasta sibuk. Semua hal terkendali hanya dengan akses modal yang terbatas. Di China yang dikelola komunis, bank-bank milik negara cenderung memihak perusahaan-perusahaan milik negara untuk penyaluran pinjaman.

Jadi pemerintah kota mendorong sektor swasta untuk mendukung dirinya sendiri. Jaminan silang adalah salah satu solusi. Mereka juga memusatkan risiko keuangan, kata analis S&P Cindy Huang.

Baca Juga: Fundamental Kuat, Asing Masih Betah Pegang Surat Utang Negara (SUN)

"Jaminan silang cenderung mengelompok di sekitar kota dan wilayah tertentu daripada di seluruh provinsi," katanya. "Mereka sering berada di antara perusahaan swasta, tidak terdaftar dari kota yang sama, sektor yang sama atau tempat CEO saling kenal."




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×