kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.168.000   165.000   5,49%
  • USD/IDR 16.776   42,00   0,25%
  • IDX 8.232   -88,35   -1,06%
  • KOMPAS100 1.139   -9,43   -0,82%
  • LQ45 813   0,48   0,06%
  • ISSI 296   -9,48   -3,11%
  • IDX30 422   3,70   0,88%
  • IDXHIDIV20 501   7,26   1,47%
  • IDX80 126   -0,89   -0,70%
  • IDXV30 136   -1,76   -1,27%
  • IDXQ30 136   1,46   1,09%

Erdogan: Beberapa Negara Barat Menginginkan Perang Dunia III Meletus


Kamis, 21 November 2024 / 08:39 WIB
Erdogan: Beberapa Negara Barat Menginginkan Perang Dunia III Meletus
ILUSTRASI. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan meyakini bahwa beberapa kekuatan Barat tampaknya berniat untuk meningkatkan konflik Ukraina menjadi perang dunia.


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan meyakini bahwa beberapa kekuatan Barat tampaknya berniat untuk meningkatkan konflik Ukraina menjadi perang dunia.

Melansir situs resmi pemerintah Turki, iletisim.gov.tr, sekembalinya dari KTT Organisasi Kerjasama Shanghai (SGO) di Astana, Kazakhstan, Erdogan menyatakan optimismenya bahwa perdamaian dapat dicapai terlepas dari semua yang telah terjadi.

Presiden Rusia Vladimir Putin baru-baru ini mengajukan proposal untuk menghentikan permusuhan di Ukraina, yang menggarisbawahi komitmen Moskow untuk berdialog. 

Namun, Ukraina dan para pendukungnya dari Barat menolak proposal ini sebagai suatu hal yang tidak realistis dan tidak jujur.

"Sayangnya, beberapa negara dan kalangan Barat menganjurkan tindakan yang akan menyebabkan pecahnya Perang Dunia III," kata Erdoğan.

Baca Juga: Ini Reaksi Dunia Atas Persetujuan Putin Terkait Doktrin Nuklir Baru Rusia

Erdogan menunjukkan bahwa kekuatan Barat masih memberikan bantuan militer kepada Ukraina, menuduh produsen senjata berusaha keras untuk mempertahankan agenda mereka.

"Para pedagang senjata membutuhkan pembiayaan, dan pasar Barat adalah tujuan yang jelas bagi mereka," jelas Erdogan. 

Sementara itu, Presiden Turki menyatakan bahwa ia menganjurkan dialog Rusia dan penyelesaian konflik di Ukraina secara damai. 

Tonton: BRICS Tawarkan Status Negara Mitra kepada Turki

Ia menegaskan kewaspadaan Ankara terhadap konflik tersebut dan menyatakan optimisme bahwa Kyiv dan Moskow akan segera mencapai kesepakatan damai.




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×