kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Erdogan: Beberapa Negara Barat Menginginkan Perang Dunia III Meletus


Kamis, 21 November 2024 / 08:39 WIB
ILUSTRASI. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan meyakini bahwa beberapa kekuatan Barat tampaknya berniat untuk meningkatkan konflik Ukraina menjadi perang dunia.


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan meyakini bahwa beberapa kekuatan Barat tampaknya berniat untuk meningkatkan konflik Ukraina menjadi perang dunia.

Melansir situs resmi pemerintah Turki, iletisim.gov.tr, sekembalinya dari KTT Organisasi Kerjasama Shanghai (SGO) di Astana, Kazakhstan, Erdogan menyatakan optimismenya bahwa perdamaian dapat dicapai terlepas dari semua yang telah terjadi.

Presiden Rusia Vladimir Putin baru-baru ini mengajukan proposal untuk menghentikan permusuhan di Ukraina, yang menggarisbawahi komitmen Moskow untuk berdialog. 

Namun, Ukraina dan para pendukungnya dari Barat menolak proposal ini sebagai suatu hal yang tidak realistis dan tidak jujur.

"Sayangnya, beberapa negara dan kalangan Barat menganjurkan tindakan yang akan menyebabkan pecahnya Perang Dunia III," kata Erdoğan.

Baca Juga: Ini Reaksi Dunia Atas Persetujuan Putin Terkait Doktrin Nuklir Baru Rusia

Erdogan menunjukkan bahwa kekuatan Barat masih memberikan bantuan militer kepada Ukraina, menuduh produsen senjata berusaha keras untuk mempertahankan agenda mereka.

"Para pedagang senjata membutuhkan pembiayaan, dan pasar Barat adalah tujuan yang jelas bagi mereka," jelas Erdogan. 

Sementara itu, Presiden Turki menyatakan bahwa ia menganjurkan dialog Rusia dan penyelesaian konflik di Ukraina secara damai. 

Tonton: BRICS Tawarkan Status Negara Mitra kepada Turki

Ia menegaskan kewaspadaan Ankara terhadap konflik tersebut dan menyatakan optimisme bahwa Kyiv dan Moskow akan segera mencapai kesepakatan damai.




TERBARU

[X]
×