kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.500   -30,00   -0,17%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Eropa juga mengeluh tentang yuan China


Selasa, 05 Oktober 2010 / 16:47 WIB


Sumber: BBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

BRUSSELS. Pemerintah Eropa meminta China untuk membiarkan mata uangnya menguat. Permintaan tersebut diutarakan pada saat perundingan di Brussels dengan Perdana Menteri Wen Jiabao pada Selasa (05/10).

Menteri Keuangan zona Eropa Jean-Claude Juncker menghimbau untuk dilakukannya apresiasi yuan secara signifikan.

Sekadar mengingatkan, sebelumnya, keluhan serupa juga datang dari AS yang menuduh China melemahkan mata uangnya terhadap mata uang dunia sehingga membuat barang-barang China menjadi lebih murah secara global.

"Sebenarnya, nilai tukar mata uang China masih undervalue," kata Juncker.

China sebenarnya sudah memberikan sinyal untuk memperbolehkan yuan bergerak fleksibel. Pada Minggu (02/10) lalu, Wen bilang, China bakal terus mendung euro dan obligasi pemerintah Eropa.




TERBARU

[X]
×