kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.000   -49,00   -0,29%
  • IDX 7.184   136,22   1,93%
  • KOMPAS100 993   21,00   2,16%
  • LQ45 727   10,98   1,53%
  • ISSI 257   5,98   2,38%
  • IDX30 393   4,71   1,21%
  • IDXHIDIV20 487   -0,17   -0,03%
  • IDX80 112   2,02   1,84%
  • IDXV30 135   -0,77   -0,57%
  • IDXQ30 128   1,38   1,08%

FAA akan mengundang pilot Boeing 737 MAX global untuk melakukan tes simulator


Jumat, 23 Agustus 2019 / 17:49 WIB
ILUSTRASI. Pesawat Boeing 737 MAX 8 tertahan di pabrik Boeing, Seattle AS


Reporter: Handoyo | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - CHICAGO/WASHINGTON. Administrasi Penerbangan Amerika Serikat (AS) akan mengundang pilot Boeing 737 MAX dari seluruh dunia untuk berpartisipasi dalam uji simulator sebagai bagian dari proses untuk mensertifikasi ulang pesawat setelah dua kecelakaan fatal.

Sebelumnya, Reuters melaporkan bahwa agensi tersebut telah meminta tiga maskapai penerbangan AS yang mengoperasikan MAX untuk memberikan nama beberapa pilot yang hanya menerbangkan 737 selama sekitar satu tahun termasuk satu penerbangan MAX.

Baca Juga: Garuda Indonesia expects US$ 70 million profit in 2019- finance director

Dalam sebuah pernyataan, Federal Aviation Administration (FAA) belum menentukan jumlah pengalaman jam terbang yang disyaratkan, tetapi para kandidat akan terjdiri dari lintas sektor pilot dan harus memiliki pengalaman di kontrol MAX.

Tercatat, pesawat 737 MAX telah terjadi dua kecelakaan di Indonesia dan Ethiopia yang menewaskan 346 orang. Akibat kejadian tersebut Boeing memprogram ulang perangkat lunak untuk sistem pencegahan kios di pusat kedua tabrakan, yang harus disetujui FAA sebelum pesawat terbang lagi secara komersial. 

Baca Juga: Boeing rugi besar akibat krisis 737 MAX, produksi MAX kemungkinan disetop




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×