Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Mata uang China yuan menguat ke level tertinggi dalam satu minggu terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Rabu (1/4/2026).
Seiring meningkatnya harapan bahwa perang di Timur Tengah akan segera mereda, yang mengurangi daya tarik dolar sebagai aset safe-haven.
Baca Juga: Menlu Rubio: AS Sudah Melihat Garis Finish Perang Iran
Melansir Reuters, yuan di pasar domestik diperdagangkan pada 6,8866 per dolar di awal perdagangan, mencapai level terkuat sejak 24 Maret.
Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Washington dapat mengakhiri serangan militernya ke Iran dalam dua hingga tiga minggu, dan Teheran tidak harus membuat kesepakatan sebagai syarat agar konflik mereda.
Baca Juga: Ledakan Chip Dorong Ekspor Korea Selatan ke Level Tertinggi Empat Dekade
Indeks dolar AS, yang sempat melonjak dalam sebulan terakhir karena statusnya sebagai aset safe-haven, relatif datar dalam perdagangan Asia pada Rabu, setelah turun 0,6% pada sesi sebelumnya, penurunan terbesar hampir dua minggu terakhir.
“Kelemahan dolar dan ketahanan ekonomi China turut mendukung penguatan yuan,” kata Nanhua Futures dalam sebuah catatan kepada kliennya.













