kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.000   0,00   0,00%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Fasilitas minyak diserang, Rusia tawarkan sistem persenjataan ke Arab Saudi


Selasa, 17 September 2019 / 18:05 WIB
ILUSTRASI. Presiden Rusia Vladimir Putin


Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - ANKARA. Pemerintah Rusia menawarkan sistem persenjataan untuk membantu Arab Saudi melindungi wilayahnya menyusul serangan terhadap kilang minyak Saudi Aramco.

Hal itu disampaikan Presiden Rusia Vladimir Putin setelah melakukan pembicaraan dengan pemimpin Turki dan Iran pada Senin (16/9). Dia mengusulkan untuk pembelian senjata dari Rusia.

Baca Juga: China akhirnya mengutuk serangan terhadap fasilitas minyak Arab Saudi

"Kami siap memberikan bantuan ke Arab Saudi. Itu akan cukup bagi pemimpin politik untuk membuat keputusan yang bijak seperti yang dilakukan pemimpin Iran waktu mereka beli S-300 dan Erdogan membeli sistem pertahanan udara terbaru S-400 dari Rusia," kata Putin seperti dikutip Reuters, Selasa (17/9).

Putin bilang, senjata-senjata Rusia tersebut akan melindungi fasilitas infrastruktur Arab Saudi. Seperti diketahui, dua kilang minyak milik Arab Saudi mendapat serangan bom melalui drone atau pesawat tanpa awak pada Sabtu pagi (15/9) waktu setempat.

Kelompok pemberontak Houthi dari Yaman mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Kebakaran besar kemudian terjadi pada fasilitas kilang minyak terbesar di dunia itu. Akibatnya, produksi minyak Arab Saudi berkurang setengah.

Baca Juga: Ayatollah Ali Khamenei: Iran tidak akan pernah bicara dengan AS




TERBARU

[X]
×