kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

FBI Buka Suara Soal Pencipta Bitcoin Satoshi Nakamoto, Penasaran?


Minggu, 18 Agustus 2024 / 04:30 WIB
ILUSTRASI. FBI AS buka suara tentang pencipta Bitcoin yang misterius, Satoshi Nakamoto. KONTAN/Muradi


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Biro Investigasi Federal (FBI) AS telah menanggapi permintaan Undang-Undang Kebebasan Informasi (FOIA) dari pengusaha teknologi terkemuka dan peneliti disinformasi Dave Troy tentang pencipta Bitcoin yang misterius, Satoshi Nakamoto. 

Dalam tanggapannya, yang dipublikasikan di profil media sosial X milik Troy, FBI menyatakan bahwa Satoshi bisa jadi adalah satu atau lebih individu pihak ketiga. Ditambahkan pula bahwa FBI tidak dapat mengonfirmasi atau menyangkal keberadaan mereka.

Melansir U Today, Troy telah menyatakan bahwa ia akan mengajukan banding atas tanggapan tersebut. Dia menambahkan bahwa tujuannya adalah untuk mendapatkan informasi yang mungkin dimiliki FBI mengenai masalah itu. 

Informasi mengenai Satochi mungkin berguna untuk menetapkan identitas Satoshi, tetapi ini bukanlah tujuan utama Troy saat ini.

Hingga hari ini, identitas pencipta Bitcoin, yang terakhir kali muncul di internet pada tahun 2014, masih menjadi misteri terbesar kripto. 

Beberapa kandidat Satoshi yang menyatakan diri telah muncul, dengan ilmuwan komputer Australia Craig Wright menjadi contoh yang paling menonjol.

Baca Juga: Pesan Robert Kiyosaki ke Orang Tua: Ajarkan 4 Masalah Keuangan Ini ke Anak-Anak

Misteri Satoshi telah menjadi tempat berkembang biaknya berbagai teori konspirasi yang tidak berdasar, dengan beberapa bahkan menyatakan bahwa Badan Intelijen Pusat (CIA) berada di baliknya.

Kandidat Satoshi yang paling populer (dan masuk akal) tidak lain adalah legenda cyberpunk Hal Finney. Ilmuwan komputer yang meninggal pada tahun 2014 setelah menderita penyakit Lou Gehrig ini dikenal luas karena menerima transaksi Bitcoin pertama kalinya. 

Namun, salah seorang pendiri Casa, Jameson Lopp, baru-baru ini memberikan bukti kuat yang menunjukkan bahwa Finney tidak mungkin menjadi Satoshi.

Sementara itu, seperti yang dilaporkan oleh U Today, Satoshi berada di jalur yang tepat untuk berhenti menjadi pemegang Bitcoin terbesar. 

Menurut analis ETF terkenal Eric Balchunas, IBIT milik BlackRock dapat berada di jalur yang tepat untuk menggantikannya tahun depan berdasarkan laju arus masuknya saat ini. 

Baca Juga: Tengok Penyebab Harga Bitcoin Jatuh ke Bawah US$ 60.000

Kepemilikan gabungan ETF Bitcoin AS sudah hampir melampaui milik Satoshi. Selain itu, kekayaan mereka sebesar 1,1 juta Bitcoin diyakini dilebih-lebihkan secara signifikan.




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×