Sumber: Reuters | Editor: Handoyo
KONTAN,CO.ID - JAKARTA. Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) menunjuk seorang jaksa disiplin dan etik untuk menyelidiki kericuhan yang terjadi setelah kemenangan Spanyol 1-0 atas Argentina pada babak perpanjangan waktu dalam laga final Piala Dunia yang berlangsung penuh tensi.
Ketegangan memuncak setelah Spanyol memastikan gelar juara dunia kedua mereka berkat gol penentu yang dicetak oleh pemain sayap Ferran Torres pada babak tambahan. Sebelumnya, Argentina harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-93 waktu normal setelah Enzo Fernandez menerima kartu kuning kedua dan diusir keluar lapangan.
Setelah peluit panjang dibunyikan, gelandang Argentina Leandro Paredes terlibat bentrokan dengan sejumlah pemain Spanyol, termasuk bek Eric Garcia dan gelandang Gavi. Insiden tersebut kemudian memicu keributan yang lebih besar antara kedua tim.
Baca Juga: Makin Panas! Houthi Larang Perusahaan Pelayaran Bongkar Muat di Pelabuhan Arab Saudi
Para pemain dari kedua kubu saling dorong dan harus dipisahkan secara fisik. Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, terlihat berupaya menenangkan para pemain setelah pertandingan yang berlangsung panas tersebut.
FIFA belum memberikan kepastian mengenai jangka waktu penyelesaian investigasi atas insiden tersebut.













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_24062609492500.jpg)
