Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo | Editor: Adi Wikanto
KONTAN.CO.ID - Tim baseball Palestina mencatat sejarah dengan tampil untuk pertama kalinya di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Debut tersebut berlangsung di Toyohashi City Stadium, Jepang, pada Senin (21/9), saat Palestina menghadapi Filipina pada laga Grup A.
Meski kalah dengan skor 0-12 dari Filipina, kehadiran Palestina di turnamen baseball Asian Games menjadi catatan penting bagi perkembangan olahraga tersebut di negara itu.
Baca Juga: Asian Games 2026 Jepang Dimulai, Ini Target dan Atlet Andalan Tuan Rumah
Tak Ada Pemain Palestina dari Gaza dalam Skuad
Salah satu fakta yang menjadi perhatian dari debut Palestina adalah komposisi pemainnya.
Mengutip Chosun Daily, dari 24 pemain yang dibawa ke Asian Games 2026, tidak ada satu pun yang datang langsung dari Palestina.
Para pemain yang tampil merupakan atlet keturunan Palestina yang tinggal atau tumbuh di luar negeri, terutama di Amerika Serikat.
Kondisi tersebut tidak terlepas dari perang di Gaza yang dimulai pada Oktober 2023. Pemain baseball yang berada di Gaza menghadapi keterbatasan untuk bepergian ke luar wilayah tersebut.
Padahal, akar perkembangan baseball Palestina justru berada di Gaza.
Menurut Olympic Council of Asia (OCA), Palestina mengirimkan 67 atlet yang berkompetisi dalam 19 cabang olahraga di Aichi-Nagoya 2026. Dari 19 cabang tersebut, baseball merupakan satu-satunya olahraga beregu yang diikuti Palestina.
Baca Juga: Asian Games 2026 Digelar di Nagoya, Gaungnya Belum Terasa di Jepang
Baseball Palestina Berawal dari Gaza
Perjalanan baseball Palestina bermula sekitar 2016 ketika Mahmoud Tapeishi, seorang pelatih sepak bola usia muda, mengenal olahraga tersebut saat mengikuti program pelatihan di Mesir.
Setelah kembali ke Gaza, Tapeishi memperkenalkan baseball kepada anak-anak yang sebelumnya lebih akrab dengan sepak bola.
Dengan fasilitas yang sangat terbatas, mereka mempelajari aturan dan teknik baseball melalui YouTube. Dalam beberapa bulan, sekitar 60 pemain, baik putra maupun putri, mulai berlatih.
Perkembangan tersebut kemudian mendorong pembentukan Palestine Baseball and Softball Federation (PBSF) pada 2017. Dua tahun kemudian, Palestina bergabung dengan World Baseball Softball Confederation (WBSC).
Namun, membentuk tim nasional yang kompetitif bukan perkara mudah. Jumlah pemain dan pengalaman pertandingan di Gaza masih terbatas. Federasi kemudian membuka kesempatan bagi warga diaspora Palestina untuk bergabung.
OCA menyebut penampilan Palestina dalam kompetisi baseball putra Asian Games sebagai momen bersejarah.
Federasi Palestina juga disebut berada di peringkat kelima Asia berdasarkan peringkat yang dicatat OCA menjelang Asian Games 2026.
Baca Juga: Asian Games 2026 Punya 469 Nomor Medali, Lebih Banyak dari Olimpiade Paris














