kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.565.000   4.000   0,16%
  • USD/IDR 18.085   125,00   0,70%
  • IDX 5.394   -469,86   -8,01%
  • KOMPAS100 690   -71,22   -9,36%
  • LQ45 541   -49,14   -8,33%
  • ISSI 182   -19,18   -9,52%
  • IDX30 300   -28,65   -8,71%
  • IDXHIDIV20 390   -32,63   -7,72%
  • IDX80 79   -7,93   -9,08%
  • IDXV30 110   -6,07   -5,24%
  • IDXQ30 99   -8,99   -8,33%

FIFA Siapkan Aturan Baru Usai Donald Trump Intervensi Kartu Merah Balogun


Jumat, 16 Oktober 2026 / 08:16 WIB
FIFA Siapkan Aturan Baru Usai Donald Trump Intervensi Kartu Merah Balogun
ILUSTRASI. Donald Trump (via REUTERS/SAUL LOEB)


Penulis: Prihastomo Wahyu Widodo

KONTAN.CO.ID - FIFA disebut akan mempertimbangkan aturan baru yang dapat mencegah campur tangan pihak eksternal dalam proses hukuman pemain, menyusul kontroversi yang melibatkan Presiden AS Donald Trump.

Kontroversi tersebut bermula ketika pemain timnas AS Folarin Balogun mendapatkan kartu merah saat menghadapi Bosnia dan Herzegovina pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.

Hukuman kartu merah seharusnya membuat penyerang AS itu menjalani larangan bermain pada pertandingan berikutnya melawan Belgia. Namun, Balogun akhirnya tetap bisa tampil setelah FIFA menangguhkan hukuman tersebut.

FIFA secara resmi menyatakan bahwa Komite Disiplin FIFA menangguhkan larangan bermain otomatis Balogun berdasarkan Pasal 27 FIFA Disciplinary Code untuk masa percobaan satu tahun. 

Baca Juga: DPR AS Usut Hubungan Gianni Infantino dengan Donald Trump, FIFA Diminta Buka Dokumen

Trump Akui Intervensi Keputusan FIFA

Kontroversi semakin besar setelah Trump mengakui bahwa dirinya meminta FIFA meninjau kartu merah Balogun.

Trump mengatakan dirinya menghubungi Presiden FIFA Gianni Infantino setelah melihat insiden tersebut. 

Menurut Trump, ia tidak menganggap pelanggaran yang dilakukan Balogun layak berujung kartu merah.

“Saya meminta peninjauan,” kata Trump mengenai insiden tersebut, dikutip Sports Illustrated.

Sementara itu, Infantino menegaskan bahwa keputusan terkait hukuman pemain berada di tangan badan yudisial FIFA.

Infantino juga mengakui bahwa dirinya memang secara rutin berdiskusi dengan Trump mengenai berbagai persoalan yang berkaitan dengan Piala Dunia.

“Saya membaca keputusan Komite Disiplin FIFA ketika keputusan tersebut diterbitkan. Terkadang saya terkejut dengan keputusan tersebut. Terkadang saya setuju, dan terkadang saya tidak setuju,” ujar Infantino.

Baca Juga: AS Tersingkir dari Piala Dunia, Kontroversi Trump dan FIFA Jadi Sorotan

FIFA Siapkan Aturan untuk Cegah Intervensi Serupa

Usulan perubahan aturan FIFA menjadi perhatian karena berpotensi memberikan batas yang lebih jelas terhadap intervensi pihak eksternal dalam persoalan disiplin pemain.

Kasus Balogun juga bukan satu-satunya perubahan aturan yang dilakukan FIFA menjelang dan selama Piala Dunia 2026.

Pada Mei 2026, Biro FIFA Council bahkan telah mengubah aturan terkait hukuman kartu dan larangan bermain yang dibawa dari babak sebelumnya.

Namun, perubahan yang berkaitan dengan kontroversi Balogun memiliki nuansa berbeda karena menyangkut dugaan pengaruh pihak politik terhadap proses disiplin.

FIFA Council dijadwalkan membahas dan melakukan pemungutan suara terhadap usulan tersebut.

Baca Juga: Intervensi Trump, UEFA Kecam FIFA yang Tangguhkan Larangan Bermain Folarin Balogun




TERBARU

[X]
×