kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.655.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.087   -43,00   -0,24%
  • IDX 5.924   11,92   0,20%
  • KOMPAS100 771   1,79   0,23%
  • LQ45 589   1,88   0,32%
  • ISSI 204   0,51   0,25%
  • IDX30 334   0,92   0,28%
  • IDXHIDIV20 413   1,96   0,48%
  • IDX80 88   0,34   0,39%
  • IDXV30 112   1,14   1,02%
  • IDXQ30 107   0,13   0,12%

Fitch Pangkas Arus Kas dan Proyeksi Pengiriman Pesawat Boeing di 2024


Sabtu, 01 Juni 2024 / 09:04 WIB
ILUSTRASI. Fitch Ratings menurunkan perkiraan pengiriman pesawat dan arus kas Boeing pada tahun 2024.


Sumber: Reuters | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - VIRGINIA. Fitch Ratings menurunkan perkiraan pengiriman pesawat dan arus kas Boeing pada tahun 2024. Penurunan ini karena pembuat pesawat tersebut bergulat dengan investigasi dan merosotnya produksi jet terlarisnya.

“Perkiraan pengiriman dipengaruhi oleh keputusan Badan Penerbangan Sipil Tiongkok (CAAC) yang membatasi pengiriman model pesawat tertentu ke pelanggan Tiongkok sementara mereka meminta dokumentasi tambahan mengenai perekam suara dan informasi baterai,” sebut Fitch, Jumat (31/5).

Revisi perkiraan ini juga mencerminkan keputusan Badan Penerbangan Federal (FAA) AS untuk mempertahankan pengawasan di pabrik-pabrik Boeing sembari melakukan sertifikasi secara individual terhadap pesawat-pesawat yang baru diproduksi.

Baca Juga: Standar Keselamatan Boeing Dipertanyakan Usai Rentetan Insiden

Boeing saat ini memiliki peringkat BBB-minus, satu tingkat di atas status "sampah", dengan prospek peringkat kredit negatif dari berbagai lembaga.

Peringkat itu didasari produksi 737 MAX Boeing merosot ke satu digit pada musim semi ini.

Perusahaan pembuat pesawat asal AS ini pada awal bulan ini menyatakan mereka akan menghabiskan uang tunai dibandingkan menghasilkan uang tunai.

Fitch dan lembaga peringkat lain saat ini tidak memperkirakan prediksi terbaru ini akan mengakibatkan perubahan peringkat Boeing atau tidak.

Jonathan Root, Wakil Presiden Senior Moody’s Ratings, mengatakan pada Jumat (31/5), bahwa komentar Boeing baru-baru ini mengenai arus kas bebas negatif tidak terduga.

“Ini adalah contoh lain dari kejutan negatif yang terus berlanjut dari Boeing ketika mereka sedang merehabilitasi bisnis pesawat komersialnya,” kata Root kepada Reuters.

Namun, dia mengatakan, penguatan likuiditas Boeing setelah penerbitan utang sebesar US$ 10 miliar pada bulan Mei lalu mengurangi "potensi tekanan peringkat."

Fitch memperkirakan 350 hingga 370 pengiriman 737 MAX dan sekitar 65-70 Boeing 787 pada tahun 2024, di bawah ekspektasi sebelumnya masing-masing sekitar 400 dan 75 unit.




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×