kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Gaji pekerja di Jepang cuma naik 0,1%


Rabu, 10 Februari 2016 / 11:10 WIB
Gaji pekerja di Jepang cuma naik 0,1%


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Hendra Gunawan

TOKYO. Gaji pekerja di Jepang sepanjang 2015 stagnan. Berdasarkan data Kementerian Tenaga Kerja Jepang, gaji pekerja hanya naik 0,1%. Angka tersebut lebih rendah dari kenaikan gaji pada 2014 yang mencapai 0,4%.

Total upah di Jepang belum pernah naik lebih dari 1% sejak 1997. Kementerian juga menyebut, ini karena selama empat tahun terakhir inflasi Jepang merosot.

Padahal upah meningkat bisa menumbuhkan konsumsi dan memacu inflasi. Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe berulang kali meminta perusahaan menaikkan gaji. Tapi perusahaan belum bisa menaikkan gaji terlampau tinggi.

Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda menilai, perusahaan masih ketakutan jika keuntungan menurun. Kenaikan gaji yang melemah ini membuat konsumsi domestik menyusut.

Dari perkiraan 19 ekonom yang disurvei Bloomberg, tingkat konsumsi Jepang akan menurun 0,6% dalam kuartal IV-2015 dibanding kuartal sebelumnya. Akibatnya tingkat inflasi di Jepang juga akan terjaga di level rendah. Menteri Keuangan Jepang, Taro Aso menilai, gaji harus meningkat 3%-4% agar target inflasi 2% tercapai.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×