kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   -7.000   -0,24%
  • USD/IDR 16.827   25,00   0,15%
  • IDX 8.291   159,23   1,96%
  • KOMPAS100 1.172   25,90   2,26%
  • LQ45 842   12,51   1,51%
  • ISSI 296   7,86   2,73%
  • IDX30 436   5,12   1,19%
  • IDXHIDIV20 520   1,62   0,31%
  • IDX80 131   2,69   2,10%
  • IDXV30 143   1,37   0,97%
  • IDXQ30 141   0,56   0,40%

Gara-gara corona, bank sentral Selandia Baru beli surat utang pemerintah


Selasa, 07 April 2020 / 18:53 WIB
Gara-gara corona, bank sentral Selandia Baru beli surat utang pemerintah
ILUSTRASI. Ilustrasi Reserve Bank of New Zealand. Gara-gara corona, bank sentral Selandia Baru beli surat utang pemerintah. REUTERS/David Gray/File Photo GLOBAL BUSINESS WEEK AHEAD


Reporter: Ferrika Sari | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - SYDNEY. Bank Sentral Selandia Baru (RBNZ) akan membeli surat utang pemerintah senilai NS$ 3 miliar atau setara US$ 1,79 miliar sebagai upaya meredam tekanan likuiditas di pasar pendanaan ketika terjadi pergolakan ekonomi akibat penyebaran virus corona (Covid-19).

RBNZ menyebut, langkah baru tersebut akan diperluas pada program pembelian aset skala besar (LSAP) pasca surat utang pemerintah dibeli.

Baca Juga: Ada wabah corona, bank sentral Australia pertahankan suku bunga

"Bank telah mengamati tanda-tanda meningkatnya likuiditas dan dislokasi di pasar Badan Pendanaan Pemerintah Daerah (LGFA) khususnya dalam beberapa pekan terakhir," katanya dilansir dari Reuters, Selasa (7/4).

Pihak bank sentral menambahkan, pergolakan pasar telah menimbulkan risiko yang signifikan terhadap transmisi kebijakan moneter dan perlu segera ditangani. Akibatnya, komite pembuat kebijakan bank mengadakan konferensi pada tanggal 4 April 2020 untuk membahas masalah dan mengesahkan pembelian surat utang dari LGFA.

Bank berencana untuk membeli hingga $ 3 miliar surat utang LGFA di pasar sekunder dalam 12 bulan ke depan, atau sekitar 30% dari total utang LGFA yang diterbitkan. Langkah ini mengambil ukuran total LSAP menjadi NZ $ 33 miliar.

Baca Juga: Bertambah 37 kasus, WNI positif virus corona di luar negeri menjadi 286 orang




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

[X]
×