kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.884.000   16.000   0,56%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Gara-gara ikut ritual di Sungai Gangga, ratusan orang di India terinfeksi Covid-19


Kamis, 15 April 2021 / 09:21 WIB
Gara-gara ikut ritual di Sungai Gangga, ratusan orang di India terinfeksi Covid-19
ILUSTRASI. Lebih dari tiga juta umat Hindu mandi di sungai Gangga pada hari Selasa (13/4/2021) untuk berpartisipasi dalam festival Kumbh Mela. REUTERS/Anushree Fadnavis


Sumber: BBC | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Dr Arjun Sengar, petugas kesehatan di Kumbh Mela, mengatakan sembilan pemimpin agama juga dinyatakan positif.

Narendra Giri, ketua konsorsium 14 kelompok Hindu, juga dinyatakan positif. Dia telah dirawat di All India Institute of Medical Sciences, yang merupakan rumah sakit umum terkemuka, di Haridwar.

Pemerintah India mendapatkan kritikan tajam karena membiarkan pertemuan itu berlangsung bahkan ketika negara itu mencatat lonjakan besar dalam kasus harian. Pakar kesehatan telah mengimbau agar Kumbh dibatalkan, tetapi pemerintah tetap melanjutkan dengan mengatakan bahwa aturan keselamatan akan dipatuhi.

"Kami mengikuti pedoman kementerian kesehatan dan tingkat pemulihannya bagus. Pengaturan juga memadai untuk menghadapi situasi apa pun," jelas Tirath Singh Rawat, kepala menteri Uttarakhand, kepada media seperti yang dilansir BBC.

Baca Juga: WHO: Pandemi virus corona masih jauh dari selesai

"Berkah Ma [ibu] Gangga ada di aliran [sungai]. Jadi tidak boleh ada [virus] corona," kata dia seperti dikutip kantor berita ANI.

Pemerintah sebelumnya mengatakan bahwa hanya orang dengan tes Covid-negatif yang diizinkan masuk festival, dan langkah-langkah ketat seperti jarak sosial akan diikuti. Namun, laporan mengatakan bahwa pemerintah terlihat kesulitan untuk menjaga protokol keamanan Covid karena banyaknya yang memasuki festival tanpa menunjukkan hasil negatif.

Rekaman yang di-tweet oleh ANI menunjukkan bahwa banyak orang di tepi sungai tidak mengenakan masker.

Selanjutnya: Jadi negara dengan kasus virus corona terbanyak kedua di dunia, India salip Brasil




TERBARU

[X]
×