kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.554.000   -10.000   -0,39%
  • USD/IDR 18.060   58,00   0,32%
  • IDX 5.328   49,47   0,94%
  • KOMPAS100 686   6,42   0,94%
  • LQ45 536   5,41   1,02%
  • ISSI 181   1,90   1,06%
  • IDX30 301   3,09   1,04%
  • IDXHIDIV20 393   4,01   1,03%
  • IDX80 79   0,89   1,14%
  • IDXV30 109   1,50   1,39%
  • IDXQ30 99   1,11   1,13%

WHO: Pandemi virus corona masih jauh dari selesai


Senin, 12 April 2021 / 22:23 WIB
ILUSTRASI. Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menghadiri konferensi pers di Jenewa, Swiss, 3 Juli 2020. Fabrice Coffrini/Pool via REUTERS


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JENEWA. Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan, kebingungan dan rasa puas diri dalam menangani virus corona berarti pandemi masih jauh dari selesai.

Tetapi, dia menegaskan, dunia bisa mengendalikan pandemi virus corona dalam beberapa bulan dengan tindakan kesehatan masyarakat yang sudah terbukti.

"Kami juga ingin melihat masyarakat dan ekonomi dibuka kembali, dan perjalanan serta perdagangan dilanjutkan," kata Tedros dalam jumpa pers, Senin (12/4), seperti dikutip Reuters.

"Tapi sekarang, unit perawatan intensif di banyak negara meluap dan orang-orang sekarat. Dan, itu benar-benar bisa dihindari," ujarnya.

Baca Juga: Semakin menggila, Thailand catat rekor tertinggi baru kasus harian virus corona

"Pandemi Covid-19 masih jauh dari selesai. Tapi, kita punya banyak alasan untuk optimistis," tegas Tedros.

Penurunan kasus dan kematian selama dua bulan pertama tahun ini menunjukkan, penyebaran virus corona dan varian baru yang lebih menular bisa dikendalikan. 

Pandemi tumbuh secara eksponensial

Menurut Tedros, pendorong penularan virus corona adalah "kebingungan, kepuasan diri, dan ketidakkonsistenan dalam langkah-langkah kesehatan masyarakat".

India telah mengambil alih Brasil untuk menjadi negara dengan jumlah infeksi tertinggi kedua di dunia setelah Amerika Serikat.

Baca Juga: Jadi negara dengan kasus virus corona terbanyak kedua di dunia, India salip Brasil




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×