kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45948,02   -4,93   -0.52%
  • EMAS937.000 -0,11%
  • RD.SAHAM -0.11%
  • RD.CAMPURAN -0.07%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.02%

Gara-gara Promosi Ini, KFC di China Terancam Diboikot


Jumat, 14 Januari 2022 / 05:30 WIB
Gara-gara Promosi Ini, KFC di China Terancam Diboikot

Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Sebuah kelompok hak konsumen terkemuka China pada Rabu (12/1/2022) mendesak masyarakat untuk memboikot promosi makanan oleh restoran KFC yang dioperasikan Yum China. Promosi KFC tersebut dikatakan membuat beberapa konsumen menjadi gila-gilaan dalam membeli produk KFC dan membuang-buang makanan.

Melansir Reuters, KFC meluncurkan promosi minggu lalu dengan Pop Mart, produsen mainan China yang terkenal dengan kotak misterinya, yang memungkinkan pelanggan untuk mengumpulkan versi edisi terbatas dari boneka mainan Dimoo bermata besar dan berwajah bulat saat membeli makanan KFC tertentu.

Asosiasi Konsumen China mengatakan dalam sebuah pernyataan, hal ini menyebabkan setidaknya satu konsumen menghabiskan uang 10.494 yuan atau setara dengan Rp 23 juta untuk membeli 106 set makanan sekaligus demi mengumpulkan mainan. Asosiasi menggambarkannya sebagai "konsumsi yang impulsif".

Orang lain membayar pihak lain untuk membeli makanan untuk mereka, atau membuangnya begitu saja.

Baca Juga: Promo KFC di 13 Januari 2022, The Best Thursday Khusus Hari Kamis Harga Rp 115.000

"KFC menggunakan penjualan blind box edisi terbatas untuk membujuk dan memaafkan pembelian set makanan yang tidak rasional dan berlebihan oleh konsumen, yang bertentangan dengan ketertiban umum, kebiasaan yang baik, dan semangat hukum," kata asosiasi tersebut.

Yum China dan Pop Mart tidak segera menanggapi permintaan komentar dari Reuters.

Informasi saja, KFC meluncurkan promosi untuk merayakan ulang tahun ke-35 pembukaan gerai pertamanya di daratan Tiongkok. Kotak misteri telah menjadi tren besar, terutama di kalangan anak muda.

China pada tahun 2020 meluncurkan kampanye besar melawan pemborosan makanan, yang dipelopori oleh Presiden Xi Jinping, di tengah meningkatnya kekhawatiran tentang ketahanan pangan selama pandemi COVID-19.

Baca Juga: Promo KFC The Best Thursday 6 Januari 2022, 2 Pilihan Menu Harga Mulai Rp 104.000-an

Sebagai bagian dari kampanye, China melarang influencer online dari pesta makan di platform media sosial, dan juga mendesak pengunjung restoran untuk tidak memesan lebih dari yang bisa mereka makan.

Selanjutnya: Modal Ventura BUMN Gencar Incar Startup




TERBARU
Kontan Academy
Bongkar Rahasia Banjir Order dari Digital Marketing #TanpaIklan, #TanpaCoding, #PraktekLangsung Supply Chain Management on Distribution Planning Batch 5

[X]
×