kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.354   10,00   0,06%
  • IDX 6.957   -144,42   -2,03%
  • KOMPAS100 936   -21,42   -2,24%
  • LQ45 669   -14,80   -2,16%
  • ISSI 251   -4,43   -1,74%
  • IDX30 373   -6,79   -1,79%
  • IDXHIDIV20 458   -7,34   -1,58%
  • IDX80 105   -2,51   -2,34%
  • IDXV30 134   -2,24   -1,64%
  • IDXQ30 119   -2,51   -2,07%

Gara-gara virus corona, ekonomi Thailand kontraksi 1,8% di kuartal I-2020


Senin, 18 Mei 2020 / 11:39 WIB
ILUSTRASI. Ekonomi Thailand kontraksi pada kuartal I-2020


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - BANGKOK. Ekonomi Thailand pada kuartal I-2020 mengalami kontraksi tertajam dalam delapan tahun terakhir. Berdasarkan data Badan Perencanaan Negara, ekonomi Thailand pada kuartal pertama kontraksi 1,8% jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Ini menjadi kontraksi terdalam sejak kuartal IV-2011. Saat itu, Thailand dilanda banjir bandang.

Walau begitu, hasil ini lebih baik daripada hasil jajak pendapat yang dihimpun Reuters, yakni kontrak 4% secara yoy di periode Januari-Maret 2020. 

Baca Juga: Thailand perpanjang larangan penerbangan internasional hingga akhir Juni

Secara kuartalan pun, ekonomi Negeri Gajah Putih ini susut 2,2%, masih lebih kecil dari hasil survei Reuters di 4,5%. 

Kontraksi pada ekonomi Thailand terjadi setelah pandemi virus corona menghantam sektor pariwisata dan aktivitas domestik. 

Pandemi virus corona juga membuat pemerintah memangkas proyeksi untuk produk domestik bruto (PDB) 2020 menjadi kontraksi 5,0%-6,0% dari pertumbuhan 1,5% -2,5% yang diproyeksikan pada Februari lalu. 




TERBARU

[X]
×