kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.637.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.678   14,00   0,08%
  • IDX 6.665   28,08   0,42%
  • KOMPAS100 870   3,14   0,36%
  • LQ45 660   2,06   0,31%
  • ISSI 232   1,94   0,84%
  • IDX30 369   0,95   0,26%
  • IDXHIDIV20 456   1,35   0,30%
  • IDX80 99   0,43   0,43%
  • IDXV30 126   1,04   0,83%
  • IDXQ30 118   0,20   0,17%

Gelombang tsunami virus corona di India semakin tinggi, kasus harian tembus 350.000


Senin, 26 April 2021 / 13:40 WIB
ILUSTRASI. Seorang pasien yang memakai masker oksigen terlihat di dalam ambulans menunggu untuk masuk ke rumahsakit untuk perawatan Covid-19 di Ahmedabad, India, 25 April 2021. 


Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

Di beberapa kota yang paling parah terkena dampak, termasuk ibu kota, mayat dibakar di fasilitas darurat yang menawarkan layanan massal.

Saluran televisi NDTV menyiarkan gambar tiga petugas kesehatan di Negara Bagian Bihar sedang menarik tubuh di sepanjang tanah dalam perjalanan ke kremasi, saat petugas tandu kehabisan tenaga.

"Jika Anda belum pernah pergi ke kremasi, bau kematian tidak pernah meninggalkan Anda," ujar Vipin Narang, seorang profesor ilmu politik di MIT, Amerika Serikat, di Twitter.

"Hati saya hancur untuk semua teman dan keluarga saya di Delhi dan India yang mengalami neraka ini," ungkapnya, seperti dikutip Reuters.

Selanjutnya: India alami tsunami Covid-19, AS akan kirim bantuan ini




TERBARU

[X]
×