kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.584.000   35.000   1,37%
  • USD/IDR 16.799   18,00   0,11%
  • IDX 8.945   11,20   0,13%
  • KOMPAS100 1.232   5,57   0,45%
  • LQ45 871   6,27   0,72%
  • ISSI 324   1,18   0,37%
  • IDX30 444   0,97   0,22%
  • IDXHIDIV20 521   5,04   0,98%
  • IDX80 137   0,69   0,51%
  • IDXV30 144   1,30   0,91%
  • IDXQ30 142   0,82   0,58%

Gempa Irak-Iran tewaskan 135 orang


Senin, 13 November 2017 / 12:22 WIB
Gempa Irak-Iran tewaskan 135 orang


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - BAGHDAD. Gempa berkekuatan 7,3 skala richter memporakporandakan perbatasan bagian selatan antara Irak dan Iran. Kejadian tersebut menewaskan sekitar 135 orang dan melukai ratusan lainnya.

Berdasarkan laporan media setempat, jumlah korban yang tewas di provinsi Kermanshah Iran mencapai 129 orang. Sedangkan enam orang lain dilapirkan tewas di Irak. Jumlah korban yang tewas sepertinya akan terus bertambah.

Menurut kepala layanan darurat Iran Pir Hossein Koolivand, mayoritas korban berada di kota Sarpol-e Zahab, sekitar 15 kilometer (10 mil) dari perbatasan.

Rumah sakit utama di kota ini juga rusak parah. Kendati demikian, rumah sakit ini masih menerima kedatangan ratusan warga yang terluka akibat gempa.

Sementara itu, Morteza Salim, Ketua Palang Merah Iran, melaporkan setidaknya ada delapan desa yang rusak. "Sejumlah desa lainnya mengalami pemadaman listrik dan sistem komunikasinya juga terganggu," jelasnya seperti yang dilansir dari BBC.

Gempa yang terjadi membuat panik banyak orang. Saat terjadi gempa susulan, warga berlarian ke luar rumah dan berkumpul di jalanan.

Di Irak, kota yang mengalami kerusakan terparah adalah kota Darbandikhan, yang terletak 75 km (47 mil) sebelah timur kota Sulaimaniyah di kawasan Kurdistan.

"Situasi yang terjadi sangat kritis," Menteri Kesehatan Kurdish Rekawt Hama Rasheed kepada Reuters.


Berita Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×