kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Gempa Kuat Guncang Kathmandu Nepal, Tidak Ada Laporan Korban


Jumat, 28 Februari 2025 / 07:06 WIB
ILUSTRASI. ilustrasi Gempa Bumi


Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - KATHMANDU. Gempa bumi berkekuatan 6,1 mengguncang wilayah utara Kathmandu, Nepal, pada Jumat (28/2), menurut Pusat Pemantauan dan Penelitian Gempa Nasional Nepal.

Gempa tersebut terjadi di sekitar Bhairab Kunda, Distrik Sindhupalchok, dekat pegunungan Himalaya yang membentang di perbatasan dengan Tibet.

Baca Juga: Lebih dari 200 Orang Tewas dalam Banjir Nepal

Pusat Penelitian Geosains Jerman mencatat gempa dengan magnitudo 5,6 dan kedalaman 10 km, sementara Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat kekuatan gempa sebesar 5,5 magnitudo.

Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan atau korban jiwa akibat gempa tersebut.

Pasang Nurpu Sherpa, Ketua Pemerintah Desa Bhote Koshi, lokasi pusat gempa mengatakan kepada Reuters, "Saya belum menerima informasi adanya kerusakan sejauh ini. Gempa telah memicu longsor di Dugunagadi Bhir di seberang sungai. Tidak ada rumah di sekitar lokasi longsor."

Kiran Thapa, Gubernur Distrik Sindhupalchok menyatakan bahwa satu narapidana di penjara distrik mengalami patah tangan saat berusaha melarikan diri akibat kepanikan dan saat ini sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Selain itu, satu bangunan pos polisi di Kodari mengalami retakan kecil.

"Gempa ini membangunkan kami dari tidur dengan sangat kuat," ujar Ganesh Nepali, pejabat senior di Distrik Sindhupalchok, kepada Reuters.

"Kami langsung bergegas keluar dari rumah. Namun, masyarakat kini sudah kembali ke rumah masing-masing. Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan atau korban luka."




TERBARU

[X]
×