kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45987,90   -2,03   -0.21%
  • EMAS1.164.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Gempa Turki-Suriah Kemungkinan Jadi Gempa Paling Mematikan dalam Satu Dekade Terakhir


Rabu, 08 Februari 2023 / 07:07 WIB
Gempa Turki-Suriah Kemungkinan Jadi Gempa Paling Mematikan dalam Satu Dekade Terakhir
ILUSTRASI. Gempa berkekuatan 7,8 SR yang melanda Turki dan Suriah pada Senin (6/2/2023) kemungkinan akan menjadi salah satu gempa yang paling mematikan dalam dekade ini. REUTERS/Sertac Kayar


Sumber: Reuters | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - LONDON. Menurut seismolog, gempa berkekuatan 7,8 SR yang melanda Turki dan Suriah pada Senin (6/2/2023) kemungkinan akan menjadi salah satu gempa yang paling mematikan dalam dekade ini. Gempa ini memiliki retakan lebih dari 100 km (62 mil) antara lempeng Anatolia dan Arab.

Inilah yang dikatakan para ilmuwan terjadi di bawah permukaan bumi.

Melansir Reuters, pusat gempa Turki-Suriah berada sekitar 26 km sebelah timur kota Nurdagi di Turki pada kedalaman sekitar 18 km di Patahan Anatolia Timur. Gempa menyebar ke arah timur laut, membawa kehancuran ke Turki tengah dan Suriah.

Selama abad ke-20, Patahan Anatolia Timur menghasilkan sedikit aktivitas seismik besar. 

"Jika kita hanya melihat gempa (besar) yang direkam oleh seismometer, itu akan terlihat seperti ruang kosong," kata Roger Musson, rekan peneliti kehormatan di British Geological Survey.

Menurut Survei Geologi AS, hanya tiga gempa bumi yang terdaftar di atas 6,0 Skala Richter sejak 1970 di daerah tersebut. Namun pada tahun 1822, gempa berkekuatan 7,0 melanda wilayah tersebut, menewaskan sekitar 20.000 orang.

Baca Juga: Keadaan Darurat Gempa Turki Berlangsung 3 Bulan

Seberapa buruk gempa Turki?

Rata-rata, ada kurang dari 20 gempa bermagnitudo lebih dari 7,0 setiap tahunnya. 

Menurut Joanna Faure Walker, kepala Institut Pengurangan Risiko dan Bencana University College London, dibandingkan dengan gempa 6,2 yang melanda Italia tengah pada 2016 yang menewaskan sekitar 300 orang, gempa Turki-Suriah melepaskan energi 250 kali lebih banyak.

Hanya dua gempa paling mematikan dari 2013 hingga 2022 yang besarnya sama dengan gempa hari Senin.

Mengapa dampak gempa Turki-Suriah sangat parah?

Patahan Anatolia Timur adalah sesar geser.

Pada saat itu, lempengan batuan padat saling mendorong melintasi garis patahan vertikal, membangun tekanan hingga akhirnya tergelincir dalam gerakan horizontal, melepaskan sejumlah besar tekanan yang dapat memicu gempa bumi.

Baca Juga: Angka Kematian Gempa Turki-Suriah Lampaui 7.800, Tim Penyelamat Berpacu dengan Waktu

Patahan San Andreas di California mungkin merupakan patahan geser paling terkenal di dunia, dengan para ilmuwan memperingatkan bahwa bencana gempa sudah lama tertunda.

Pecahan awal gempa Turki-Suriah dimulai pada kedalaman yang relatif dangkal.

"Gempa di permukaan tanah akan lebih parah daripada gempa bumi yang lebih dalam dengan besaran yang sama di sumbernya," kata David Rothery, ahli geosains planet di Universitas Terbuka di Inggris.




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Corporate Financial Planning & Analysis Mastering Data Analysis & Visualisation with Excel

[X]
×