kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.928   15,00   0,08%
  • IDX 6.119   81,97   1,36%
  • KOMPAS100 788   11,28   1,45%
  • LQ45 603   7,78   1,31%
  • ISSI 213   2,98   1,42%
  • IDX30 336   5,02   1,52%
  • IDXHIDIV20 429   6,53   1,54%
  • IDX80 90   1,23   1,39%
  • IDXV30 116   1,54   1,34%
  • IDXQ30 110   1,55   1,44%

Google akan biarkan karyawannya kerja dari rumah sampai 2021


Kamis, 30 Juli 2020 / 10:51 WIB
ILUSTRASI. Kantor pusat Google di California


Sumber: AP | Editor: Prihastomo Wahyu Widodo

Tentunya perpanjangan masa kerja di rumah ini bertujuan untuk melindungi semua karyawan dari ancaman virus corona. Di sisi lain Google juga memikirkan sulitnya karyawan yang terpaksa bekerja dari rumah.

Google mulai khawatir akan performa karyawannya yang memiliki anak dan harus membantu sang anak untuk bersekolah dari rumah. Konsentrasi yang terbagi dikhawatirkan dapat menurunkan performa kerja.

"Saya berharap kebijakan ini akan memberikan fleksibilitas yang Anda butuhkan untuk menyeimbangkan pekerjaan dan mengurus keluarga Anda selama 12 bulan ke depan," tulis Pichai.

Pichai yang juga menjadi CEO Alphabet Inc. dalam pernyataannya menyebutkan bahwa pihaknya sudah mulai membuka beberapa kantor yang terletak di 42 negara berbeda.

Meskipun begitu, kantor pusat Google di California tetap akan ditutup sampai Juni 2021 dan dibuka kembali pada Juli. Keputusan ini memengaruhi lebih dari 123.000 karyawan Google dan perusahaan Alphabet lainnya, serta 80.000 kontraktor yang biasanya bekerja di sana.

Baca Juga: Maksimalkan kelas online, Google beri pelatihan 1 juta guru di India




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×