kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Harga CPO tetap bullish dalam lima bulan ke depan


Selasa, 24 Juli 2012 / 17:06 WIB
ILUSTRASI. Timnas Belgia


Reporter: Arief Ardiansyah |

SANDAKAN. Kementerian Industri Perkebunan dan Komoditas Malaysia memprediksi harga minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) akan tetap tinggi dalam lima bulan ke depan. Ada tiga alasan: terjadi cuaca yang merusak tanaman di Amerika Serikat (AS), penggandaan pajak atas produk olahan di India, dan fenomena El Nino yang semakin dekat.

Menteri Industri Perkebunan dan Komoditas Malaysia Tan Sri Bernard Dompok melihat bisnis komoditi, khususnya CPO, tahun ini berprospek cerah. "Saat ini, harga sudah lebih tinggi. Jika kekeringan di AS terus berlanjut, maka permintaan CPO berikut harganya akan naik," kata Dompok, seperti dikutip dari Bernama, Selasa (24/7).

Tak cuma harga CPO yang terus naik. Harga kedelai dan jagung melewati rekor tertinggi pada Jumat lalu. Cuaca kekeringan di AS menurunkan pasokan minyak kedelai. Penurunan ini dapat mendorong harga minyak mentah dan CPO.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×