Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - TOKYO. Harga emas mencapai level tertinggi dalam lebih dari tiga bulan pada hari ini karena melemahnya dolar Amerika Serikat (AS) memberikan dukungan. Sementara, fokus beralih ke data inflasi utama AS dan pidato Ketua Federal Reserve Kevin Warsh di pekan ini.
Senin (24/8/2026) pukul 11.45 WIB, harga emas di pasar spot naik 0,8% menjadi US$ 4.641,27 per ons troi, setelah mencapai level tertinggi sejak 15 Mei di awal sesi. Harga emas naik lebih dari 5% di pekan lalu.
Sejalan, harga emas berjangka untuk kontrak pengiriman Desember 2026 naik tipis 0,4% menjadi US$ 4.697,7 per ons troi.
Dolar AS yang goyah tertatih-tatih mendekati posisi terendah multi-bulan di pasar yang tidak tenang dengan janji Departemen Keuangan untuk melakukan buyback lebih terhadap sejumlah obligasi jangka panjang.
Melemahnya dolar AS membuat emas batangan yang dihargakan dalam the greenback lebih terjangkau bagi pemegang mata uang lainnya.
Baca Juga: Harga Minyak Turun Lebih dari 1%, Pasar Waspadai Sanksi Baru AS ke Iran
Emas terlihat bersemangat untuk memulai minggu ini dan telah melangkah kembali ke mode penawaran beli dan mengambil isyaratnya terutama dari pelemahan dolar dan fokus pada imbal hasil yang lebih tinggi yang mungkin menandakan tekanan ekonomi dan ketidakpastian kebijakan, kata Tim Waterer, kepala analis pasar di KCM Trade.
Data indeks harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) bulan Juli dan pidato Ketua The Fed Warsh di simposium Jackson Hole pada minggu ini dan akan diawasi untuk mendapatkan petunjuk baru mengenai prospek suku bunga AS.
“Pedagang akan mendengarkan dengan cermat setiap perubahan dalam jalur kebijakan dan bagaimana sejalan dengan perkembangan pasar obligasi baru-baru ini. Nada yang seimbang atau hati-hati yang memberikan ruang untuk fleksibilitas kemungkinan akan menjaga pintu terbuka bagi emas untuk memperpanjang kenaikannya,” kata Waterer.
Di bidang geopolitik, AS mengancam Iran dengan apa yang disebutnya sebagai "serangan finansial terbesar yang pernah dilakukan" ketika AS bersiap untuk menerapkan sanksi ekonomi yang menargetkan mitra dagang Iran. Harga minyak turun lebih dari $1 per barel karena investor mengambil keuntungan menjelang pengumuman yang diharapkan.
Di antara logam lainnya, harga perak spot stabil di US$ 68,98 per ons troi. Dengan harga platinum naik 0,1% menjadi US$ 1.878,88, dan paladium datar di US$ 1.350 per ons troi.














