kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.803.000   30.000   1,08%
  • USD/IDR 17.751   12,00   0,07%
  • IDX 6.181   19,45   0,32%
  • KOMPAS100 817   4,66   0,57%
  • LQ45 628   7,19   1,16%
  • ISSI 217   -1,01   -0,47%
  • IDX30 359   4,51   1,27%
  • IDXHIDIV20 443   6,34   1,45%
  • IDX80 94   0,61   0,65%
  • IDXV30 122   0,60   0,50%
  • IDXQ30 116   1,62   1,41%

Harga Emas Naik Dipicu Pelemahan Dolar AS, Investor Menimbang Kesepakatan AS-Iran


Senin, 25 Mei 2026 / 10:08 WIB
Harga Emas Naik Dipicu Pelemahan Dolar AS, Investor Menimbang Kesepakatan AS-Iran
ILUSTRASI. Harga emas naik lebih dari 1% pada hari Senin (25/5), didukung pelemahan dolar AS karena investor mempertimbangkan prospek perdamaian AS-Iran. (REUTERS/Amr Abdallah Dalsh)


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Harga emas naik lebih dari 1% pada hari Senin (25/5/2026), didukung oleh dolar yang melemah dan harga minyak yang turun, karena investor mempertimbangkan prospek terobosan dalam negosiasi perdamaian AS-Iran.

Mengutip Reuters, harga emas spot naik 1,1% menjadi US$ 4.560,09 per ons pada pukul 02.19 GMT. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Juni naik 0,9% menjadi US$ 4.562,10.

Dolar melemah, membuat emas batangan yang dihargai dalam dolar AS lebih terjangkau bagi pemegang mata uang lain.

"Trump telah meningkatkan harapan pasar untuk kesepakatan dengan Iran, yang dapat menyebabkan pembukaan kembali Selat Hormuz. Prospek itu telah membebani harga minyak dan, akibatnya, memberikan dorongan yang disambut baik bagi emas dari perspektif inflasi," kata Tim Waterer, kepala analis pasar di KCM Trade.

Baca Juga: Rupiah Melemah, Won Korea Jadi Mata Uang Terlemah di Asia Hari Ini

Presiden AS Donald Trump mengatakan pada hari Minggu bahwa ia telah menginstruksikan perwakilannya untuk tidak terburu-buru mencapai kesepakatan apa pun dengan Iran, karena pemerintahannya meredam ekspektasi akan terobosan segera dalam perang Iran.

Sehari sebelumnya, Trump mengatakan Washington dan Iran telah menegosiasikan sebagian besar nota kesepahaman tentang kesepakatan perdamaian yang akan membuka kembali Selat Hormuz.

Harga minyak mencapai titik terendah dalam dua minggu pada hari Senin karena optimisme bahwa AS dan Iran semakin mendekati kesepakatan perdamaian, meskipun kedua negara tetap berselisih mengenai isu-isu kunci.

Harga minyak mempengaruhi ekspektasi inflasi. Harga minyak mentah yang tinggi dapat memicu inflasi dan menjaga suku bunga tetap tinggi untuk waktu yang lebih lama. 

Baca Juga: India Kerek Harga Bensin dan Diesel untuk Keempat Kalinya di Mei 2026

Meskipun emas dipandang sebagai lindung nilai inflasi, suku bunga yang lebih tinggi cenderung membebani logam yang tidak menghasilkan imbal hasil tersebut.

Kevin Warsh dilantik sebagai ketua Federal Reserve AS pada hari Jumat, pada momen penting bagi perekonomian Amerika, di mana kenaikan harga bensin yang terkait dengan perang Iran memicu inflasi dan mengikis sentimen konsumen.




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×