kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.049.000   4.000   0,13%
  • USD/IDR 16.943   24,00   0,14%
  • IDX 7.711   133,47   1,76%
  • KOMPAS100 1.077   18,47   1,75%
  • LQ45 788   15,37   1,99%
  • ISSI 273   5,07   1,89%
  • IDX30 419   8,93   2,18%
  • IDXHIDIV20 515   13,10   2,61%
  • IDX80 121   2,06   1,73%
  • IDXV30 139   2,88   2,11%
  • IDXQ30 135   3,02   2,28%

Harga Jual Naik, Penjualan Minyak Arab ke China di September Bakal Menurun


Senin, 11 Agustus 2025 / 23:32 WIB
Harga Jual Naik, Penjualan Minyak Arab ke China di September Bakal Menurun
ILUSTRASI. FILE PHOTO: Workers inspect a natural gas facility by Sinopec at its Dongsheng gas field in Erdos, Inner Mongolia Autonomous Region, China October 15, 2018. REUTERS/Stringer/File Photo ATTENTION EDITORS - THIS IMAGE WAS PROVIDED BY A THIRD PARTY. CHINA OUT.


Reporter: Avanty Nurdiana | Editor: Avanty Nurdiana

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Ekspor minyak mentah Arab Saudi ke China akan menurun pada September, dari level tertinggi dalam lebih dari dua tahun pada Agustus. Menurut sumber Reuters, penurunan ini terjadi setelah eksportir minyak terbesar dunia menaikkan harga jual. 

Perusahaan minyak negara Saudi Aramco akan mengirim sekitar 43 juta barel minyak ke China pada September, atau sekitar 1,43 juta barel per hari (bph), berdasarkan alokasi pengiriman ke kilang-kilang di China. Jumlah ini lebih rendah dibandingkan 1,65 juta bph yang dialokasikan pada bulan Agustus.

Menurut sumber Reuters, perusahaan-perusahaan yang berencana mengurangi pengambilan minyak Saudi pada September diantaranya Sinopec, perusahaan penyulingan terbesar di Asia, dan usaha patungannya dengan Saudi Aramco di Kilang Fujian. 

Baca Juga: Harga Minyak Mentah Anjlok 5% di Pekan Ini, Terburuk Sejak Juni 2025

"PetroChina dan Shenghong Petrochemical juga akan sedikit mengurangi volume pembelian mereka pada September dibandingkan Agustus," tambah sumber Reuters. 

Pekan lalu, Saudi Aramco menaikkan harga minyak mentahnya untuk pembeli Asia untuk September, kenaikan harga kedua berturut-turut di tengah permintaan yang kuat.

Harga minyak unggulan Arab Light naik menjadi US$ 3,20 per barel di atas rata-rata harga acuan Oman/Dubai, mencatatkan premi tertinggi sejak April, menurut data Reuters.


Tag


TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×