Sumber: Reuters | Editor: Yudho Winarto
KONTAN.CO.ID - Bursa Saham China dan Hong Kong menguat pada perdagangan awal Kamis (5/3/2026) setelah Beijing menurunkan sedikit target pertumbuhan ekonomi tahunan, menandakan pergeseran fokus menuju rebalancing ekonomi.
Indeks blue-chip China, CSI300, naik hampir 1% pada jam pembukaan, sementara Shanghai Composite Index bertambah 0,5%.
Baca Juga: Peso Filipina Pimpin Pelemahan Mata Uang Asia, Mayoritas Bergerak Sideways
Di Hong Kong, indeks acuan Hang Seng melonjak 1,3%, setelah menyentuh level terendah enam bulan pada sesi sebelumnya.
Beijing menetapkan target pertumbuhan ekonomi 2026 di kisaran 4,5%-5%, sedikit lebih rendah dibandingkan pencapaian 5% tahun lalu.
Penurunan ini memberi ruang bagi upaya lebih besar untuk mengurangi kelebihan kapasitas industri dan menyeimbangkan kembali perekonomian.
Baca Juga: Perusahaan Petrokimia Korsel YNCC Nyatakan Force Majeure, Imbas Blokade Selat Hormuz
Rencana lima tahun ke-15 China juga menjanjikan investasi pada inovasi, industri berteknologi tinggi, riset ilmiah, serta peningkatan kontribusi konsumsi rumah tangga terhadap produk domestik bruto.
Di sektor saham, CSI Artificial Intelligence Index dan CSI Semiconductor Industry Index masing-masing naik 2,4% dan 1,7%, menjadi salah satu penguat terbaik di sesi pagi.













