kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.049.000   4.000   0,13%
  • USD/IDR 16.916   -3,00   -0,02%
  • IDX 7.706   129,29   1,71%
  • KOMPAS100 1.076   17,41   1,64%
  • LQ45 785   12,15   1,57%
  • ISSI 272   4,50   1,68%
  • IDX30 418   7,61   1,86%
  • IDXHIDIV20 511   8,28   1,65%
  • IDX80 121   1,80   1,51%
  • IDXV30 138   1,90   1,40%
  • IDXQ30 134   2,16   1,63%

China Akan Menyuntikkan Dana US$ 44 Miliar ke Bank-Bank Milik Negara


Kamis, 05 Maret 2026 / 10:24 WIB
China Akan Menyuntikkan Dana US$ 44 Miliar ke Bank-Bank Milik Negara


Sumber: Reuters | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - BEIJING. China akan menyuntikkan 300 miliar yuan (US$ 43,59 miliar) ke bank-bank milik negara tahun ini melalui obligasi pemerintah khusus dan memperdalam reformasi perusahaan keuangan milik negara, untuk menangkal risiko keuangan sistemik.

Langkah-langkah tersebut termasuk dalam laporan kerja pemerintah tahunan yang diterbitkan oleh pimpinan tertinggi China pada sesi pembukaan Kongres Rakyat Nasional (NPC), parlemen stempel karet China.

"China menyatakan akan lebih lanjut menambah modal lembaga keuangan, dan menyingkirkan aset bermasalah di sektor tersebut," menurut laporan tersebut yang dilansir Reuters, Kamis (5/3/2026).

Baca Juga: China Naikkan Anggaran Belanja Pertahanan hingga 7%, Lakukan Modernisasi

Para analis memperkirakan Industrial and Commercial Bank of China dan Agricultural Bank of China akan mendapatkan suntikan modal setelah kementerian keuangan memberikan pendanaan kepada empat bank milik negara lainnya tahun lalu.

Langkah-langkah ini merupakan bagian dari upaya Beijing untuk memperkuat sistem keuangannya karena China bergulat dengan krisis properti yang berkepanjangan, kepercayaan konsumen yang lemah, dan tekanan deflasi.

Lembaga keuangan China telah menghadapi peningkatan kredit macet yang terkait dengan pengembang real estat yang kesulitan dan pemerintah daerah yang kekurangan dana.

Suntikan modal ini mengikuti rencana rekapitalisasi serupa tahun lalu sekitar US$ 72 miliar untuk meningkatkan modal inti bank-bank besar milik negara, sebuah langkah yang bertujuan membantu para pemberi pinjaman mengelola margin keuntungan yang lebih rendah dan tekanan kualitas aset.

China akan mengatur persaingan antar lembaga keuangan dan berupaya untuk mengkonsolidasikan lembaga keuangan lokal kecil dan menengah, menurut laporan resmi tersebut.

Baca Juga: Yuan Menguat dari Level Terendah Sebulan Kamis (5/3), Beijing Umumkan Target 2026

Untuk menarik lebih banyak investasi jangka panjang ke pasar saham, China juga ingin meningkatkan akses pasar untuk modal jangka menengah dan panjang.

China juga akan memperluas opsi keluar untuk dana ekuitas swasta dan modal ventura, dan berencana untuk meningkatkan porsi pembiayaan langsung dan pembiayaan ekuitas dalam perekonomian yang masih sangat bergantung pada pinjaman bank.

($1 = 6,8969 yuan China)


Tag


TERBARU
Kontan Academy
AI untuk Digital Marketing: Tools, Workflow, dan Strategi di 2026 Mastering Strategic Management for Sustainability

[X]
×