kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Harga Minyak Melonjak, United Airlines Batalkan 5% Penerbangan


Sabtu, 21 Maret 2026 / 07:58 WIB
Harga Minyak Melonjak, United Airlines Batalkan 5% Penerbangan
ILUSTRASI. United Airlines pangkas 5% penerbangan karena harga bahan bakar jet melonjak.


Sumber: Reuters | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - WASHINGTON. Kenaikan harga minyak mentah akibat perang Timur Tengah yang berdampak pada harga bahan bakar membuat United Airlines harus bertindak. 

CEO United Airlines Scott Kirby mengatakan, maskapai akan membatalkan sekitar 5% penerbangan yang direncanakan dalam jangka pendek, karena harga bahan bakar jet melonjak akibat konflik di Timur Tengah.

“Jika harga tetap pada level ini, itu berarti pengeluaran tahunan tambahan sebesar US$ 11 miliar hanya untuk bahan bakar jet,” kata Kirby dalam pesan kepada karyawan yang diposting di situs web perusahaan pada Jumat (20/3/2026).

Baca Juga: Harga Minyak Melonjak ke Level Penutupan Tertinggi sejak Juli 2022

Kirby menambahkan bahwa rencananya mengasumsikan harga minyak mencapai US$ 175 per barel dan tidak turun kembali ke US$ 100 per barel hingga akhir tahun 2027.

"Rencana maskapai saat ini adalah untuk memulihkan jadwal penuh pada musim gugur ini,” tambah Kirby.

United Airlines membatalkan sekitar 3% kapasitas pada periode di luar jam sibuk selama kuartal kedua dan ketiga. 

United Airlines juga telah mengurangi layanan ke Bandara Internasional Ben Gurion di Israel dan Bandara Internasional Dubai di UEA, yang memengaruhi sekitar 1% kapasitas.

Maskapai ini akan mengurangi 1% kapasitas lagi ke Bandara Internasional Chicago O'Hare menyusul rencana Administrasi Penerbangan Federal untuk memangkas penerbangan musim panas ini. 




TERBARU

[X]
×