kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.637.000   -3.000   -0,11%
  • USD/IDR 17.677   13,00   0,07%
  • IDX 6.639   2,11   0,03%
  • KOMPAS100 867   -0,22   -0,03%
  • LQ45 657   -0,90   -0,14%
  • ISSI 232   1,19   0,52%
  • IDX30 367   -0,59   -0,16%
  • IDXHIDIV20 454   -0,97   -0,21%
  • IDX80 99   0,06   0,06%
  • IDXV30 126   0,55   0,44%
  • IDXQ30 117   -0,33   -0,28%

Harga pangan naik, Inggris catat inflasi


Rabu, 17 Juni 2015 / 07:21 WIB


Reporter: Fitri Nur Arifenie | Editor: Yudho Winarto

LONDON. Bayang-bayang deflasi mulai meninggalkan Inggris. Di bulan Mei 2015 lalu, harga-harga barang di Negeri Ratu Elizabeth ini mulai merangkak naik sehingga tingkat inflasi Inggris berubah positif setelah bulan sebelumnya negatif alias deflasi.

Biaya transportasi terutama harga tiket pesawat mengerek laju inflasi Inggris. Angka inflasi yang diukur dari harga indeks konsumen naik menjadi 0,1% pada bulan Mei 2015 dari sebelumnya -0,1% di bulan April 2015. Bank Sentral Inggris mengharapkan inflasi mendekati nol untuk mendorong daya beli konsumen.

Kantor Statistik Nasional Inggris atawa The Office for National Statistics (ONS) melaporkan, kenaikan harga pangan dan bensin membantu inflasi dalam negeri. "Pada bulan April lalu, indeks harga konsumen berubah negatif karena tarif angkutan jatuh selama bulan Paskah," ujar Philip Gooding, ahli statistik ONS seperti dikutip BBC.

Ekonom Senior Hargreaves Lansdown, Ben Brettel mengatakan, faktor musiman menyebabkan inflasi Inggris rendah. "Kami meragukan deflasi akan terulang di Inggris meski tidak dapat dikesampingkan harga minyak," kata Brettel.   




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×